Cindy Gulla Kecewa Fotonya Dipakai Kemenpora untuk Konten Merdeka Run Indonesia Tanpa Izin

Tangkapan Layar

Mounture.com — Eks member JKT48 sekaligus pelari, Cindy Gulla, mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui fotonya digunakan dalam konten Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang berkaitan dengan Merdeka Run Indonesia.

Cindy menegaskan bahwa dirinya tidak mengikuti race tersebut dan mengaku tidak pernah menjalani wawancara dengan pihak Kemenpora terkait konten tersebut.

Keluhan itu disampaikan Cindy melalui Threads dengan membagikan tangkapan layar percakapannya dengan akun Kemenpora.

Dalam tangkapan layar yang dibagikan, pihak Kemenpora disebut baru mengirimkan pesan langsung atau DM kepada Cindy sekitar pukul 16.14 WIB untuk meminta izin menggunakan fotonya.

Penggunaan foto tersebut disebut untuk kebutuhan publikasi edukasi mengenai olahraga lari.

Namun, Cindy mengungkapkan bahwa sekitar empat menit setelah pesan tersebut dikirim, konten yang memuat fotonya sudah terlanjur dipublikasikan. Saat itu, Cindy mengaku belum memberikan balasan ataupun persetujuan penggunaan foto.

Hal tersebut yang kemudian membuat Cindy mempertanyakan proses penggunaan fotonya dalam materi publikasi tersebut.

“Belum juga dibales, udah dipake aja fotonyaa. Aku gak ikut race ini ya gais,” tulis Cindy melalui Threads.

BACA JUGA: Pendaki Wajib Tahu! 4 Waktu Paling Berisiko Saat Pendakian Gunung

Cindy juga meluruskan bahwa dirinya tidak menjadi peserta dalam Merdeka Run Indonesia yang dikaitkan dengan konten tersebut.

Selain tidak mengikuti race, Cindy menyebut dirinya juga tidak pernah diwawancarai oleh Kemenpora untuk kebutuhan publikasi terkait kegiatan tersebut.

Penegasan ini disampaikan agar tidak muncul anggapan bahwa dirinya merupakan peserta maupun bagian dari kegiatan yang dipromosikan melalui foto tersebut.

Terlepas dari persoalan penggunaan foto, Cindy mengatakan dirinya sebenarnya merasa senang ketika bisa membawa nama Indonesia saat mengikuti berbagai ajang lari di luar negeri.

Sebagai seorang pelari, ia aktif mengikuti sejumlah race dan merasa bangga dapat membawa identitas Indonesia dalam berbagai kesempatan.

Namun, menurut Cindy, penggunaan fotonya tanpa persetujuan menjadi hal yang disayangkan, terlebih foto tersebut kemudian digunakan dalam konten yang berkaitan dengan sebuah event lari yang tidak diikutinya.

Unggahan Cindy tersebut pun menarik perhatian pengguna media sosial dan kembali menyoroti pentingnya izin dalam penggunaan foto seseorang untuk kebutuhan publikasi maupun promosi.

(mc/ls)