Ethiopian Airlines Buka Rute Baru ke Afrika, Ini Jadwal Penerbangannya

Ethiopian Airlines

Mounture.com — Ethiopian Airlines memperluas jaringan penerbangannya di Afrika dengan membuka rute baru menuju Nacala, Mozambik, dan Port Harcourt, Nigeria. Maskapai tersebut juga akan kembali melayani penerbangan harian ke Durban, Afrika Selatan, mulai akhir Oktober hingga Desember 2026.

Perluasan jaringan ini memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi penumpang dari Singapura dan kawasan Asia Tenggara yang ingin menjangkau berbagai destinasi di Afrika melalui pusat operasional Ethiopian Airlines di Bandara Internasional Addis Ababa Bole, Ethiopia.

Ketiga rute tersebut akan mulai beroperasi secara bertahap pada periode 27 Oktober hingga 11 Desember 2026. Langkah ini juga sejalan dengan perkembangan hubungan perdagangan antara Asia Tenggara dan Afrika, dengan Singapura sebagai salah satu pusat perdagangan dan logistik utama di kawasan.

Ethiopian Airlines menawarkan frekuensi penerbangan berbeda untuk setiap rute baru maupun rute yang kembali beroperasi. Berikut jadwal yang diumumkan maskapai tersebut.

1. Rute Nacala, Mozambik

Penerbangan menuju Nacala akan beroperasi tiga kali seminggu, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Rute ini dilayani dengan transit melalui Blantyre, Malawi.

Pembukaan rute tersebut memperluas akses perjalanan menuju Mozambik, khususnya bagi penumpang yang melakukan perjalanan bisnis maupun memiliki kebutuhan mobilitas di kawasan tersebut.

2. Rute Port Harcourt, Nigeria

Ethiopian Airlines akan melayani penerbangan menuju Port Harcourt sebanyak empat kali seminggu, yaitu setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Kehadiran rute ini menambah pilihan konektivitas menuju Nigeria melalui Addis Ababa, terutama bagi penumpang dari Singapura dan Asia Tenggara yang membutuhkan perjalanan lanjutan ke Afrika Barat.

3. Rute Durban, Afrika Selatan

Ethiopian Airlines juga akan kembali mengoperasikan penerbangan menuju Durban dengan frekuensi setiap hari.

Pengoperasian kembali rute Durban diharapkan memperkuat konektivitas antara Singapura dan Afrika Selatan. Durban dikenal sebagai salah satu kota pelabuhan penting di Afrika, sehingga rute ini juga berpotensi mendukung perjalanan bisnis dan aktivitas perdagangan antara kedua kawasan.

BACA JUGA: Airpaz Tawarkan 600.000 Rute Penerbangan dan Beragam Pilihan Pembayaran

Perluasan jaringan penerbangan ini memberikan alternatif perjalanan bagi penumpang dari Singapura dan negara-negara Asia Tenggara menuju berbagai kota di Afrika.

Saat ini, Ethiopian Airlines mengoperasikan lima penerbangan setiap minggu antara Bandara Changi Singapura dan Bandara Internasional Addis Ababa Bole. Dari Addis Ababa, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi dalam jaringan maskapai tersebut.

Konektivitas melalui Addis Ababa juga memberikan pilihan bagi penumpang yang melakukan perjalanan untuk keperluan bisnis, perdagangan, maupun wisata.

Pertumbuhan hubungan ekonomi antara Asia Tenggara dan Afrika menjadi salah satu faktor yang mendukung pengembangan jaringan tersebut. Dengan tambahan rute dan frekuensi penerbangan, Ethiopian Airlines berupaya memperluas akses perjalanan antara kedua kawasan.

Penumpang dapat melakukan pemesanan tiket melalui situs web resmi Ethiopian Airlines, aplikasi seluler, maupun agen perjalanan resmi.

Ekspansi jaringan penerbangan tersebut melanjutkan pertumbuhan bisnis Ethiopian Airlines Group. Pada tahun fiskal 2025/2026, maskapai itu mencatatkan kinerja tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Pendapatan Ethiopian Airlines Group meningkat 20 persen menjadi US$9,1 miliar atau sekitar Rp165,14 triliun berdasarkan nilai konversi yang tercantum dalam data perusahaan.

Pada periode yang sama, jumlah penumpang tumbuh 10 persen menjadi 20,7 juta orang. Sementara itu, volume kargo meningkat 16 persen menjadi 897.000 ton.

Jaringan internasional Ethiopian Airlines juga berkembang hingga mencakup lebih dari 145 destinasi. Salah satu pengembangan terbarunya adalah pembukaan rute menuju Ho Chi Minh City, Vietnam, yang semakin memperkuat jangkauan maskapai di Asia Tenggara.

Dengan pertumbuhan penumpang, kargo, dan jaringan internasional tersebut, penambahan rute menuju Nacala dan Port Harcourt serta pengoperasian kembali penerbangan ke Durban menjadi bagian dari upaya Ethiopian Airlines memperkuat konektivitas antarkawasan.

Bagi penumpang dari Singapura dan Asia Tenggara, koneksi melalui Addis Ababa menawarkan lebih banyak pilihan untuk menjangkau sejumlah kota di Afrika, baik untuk perjalanan bisnis maupun kebutuhan lainnya.

(mc/pd)