
Mounture.com — Kemudahan pembayaran menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan saat memesan tiket pesawat secara online. Selain membandingkan harga, rute, dan jadwal penerbangan, wisatawan juga membutuhkan pilihan pembayaran yang praktis dan sesuai dengan kebiasaan transaksi sehari-hari.
Tren tersebut sejalan dengan meningkatnya penggunaan pembayaran digital di Indonesia. Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 6,11 miliar transaksi pada Agustus 2026, tumbuh 40,36 persen secara tahunan. Pada periode yang sama, transaksi mobile banking meningkat 47,08 persen, sedangkan transaksi QRIS tumbuh 67,22 persen secara tahunan.
Meningkatnya penggunaan layanan digital turut membentuk ekspektasi masyarakat terhadap pengalaman memesan perjalanan. Proses booking tiket pesawat tidak hanya dituntut mudah saat mencari dan membandingkan penerbangan, tetapi juga ketika menyelesaikan pembayaran.
Melihat kebutuhan tersebut, Airpaz, platform pemesanan perjalanan yang didirikan pada 2011, menyediakan beragam metode pembayaran yang disesuaikan dengan pasar tempat transaksi dilakukan.
Platform ini mendukung lebih dari 100 metode pembayaran, 61 mata uang, dan 38 bahasa. Khusus untuk pengguna di Indonesia, pilihan pembayarannya mencakup QRIS, BCA, Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, serta sejumlah metode pembayaran digital lainnya.
“Setiap pasar memiliki kebiasaan pembayaran yang berbeda, meskipun tujuan perjalanan yang dicari bisa saja sama,” ujar Wesley Wijaya, Chief of Partnership Airpaz.
Menurut Wesley, ketersediaan metode pembayaran yang sudah familiar dapat membantu pengguna menyelesaikan proses pemesanan dengan lebih praktis, karena mereka tidak perlu beradaptasi dengan cara transaksi yang asing dari kebiasaan sehari-hari.
BACA JUGA: SONO Hotels & Resorts Ekspansi ke Bali, Reposisi Hotel 225 Kamar di Seminyak
Kemudahan booking tiket pesawat juga relevan dengan perubahan perilaku wisatawan muda, terutama Generasi Z yang semakin memperhatikan nilai dan manfaat dari pengeluaran perjalanan.
Laporan Tourism in Focus September 2026 yang diterbitkan Pacific Asia Travel Association bersama Euromonitor International menemukan bahwa 25 persen wisatawan Gen Z di Asia Pasifik menempatkan value for money sebagai pertimbangan utama dalam perjalanan. Laporan tersebut juga menyebut Gen Z kini mewakili hampir seperempat dari total belanja di sektor perjalanan.
Temuan ini menunjukkan bahwa pertimbangan wisatawan tidak hanya berkaitan dengan harga tiket. Kemudahan membandingkan pilihan penerbangan, menemukan jadwal yang sesuai, dan menyelesaikan pembayaran juga menjadi bagian dari pengalaman merencanakan perjalanan.
Bagi wisatawan yang terbiasa menggunakan layanan digital, proses pemesanan yang praktis dapat membantu menyederhanakan persiapan perjalanan. Namun, pilihan pembayaran tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan ketentuan transaksi masing-masing pengguna.
Selain menawarkan beragam metode pembayaran, Airpaz menyediakan akses ke lebih dari 450 maskapai dan 600.000 rute penerbangan di berbagai negara.
Pilihan tersebut mencakup perjalanan domestik maupun internasional, termasuk rute Jakarta–Bali, Lombok–Bali, dan Jakarta–Kuala Lumpur, serta berbagai rute lainnya.
Dengan banyaknya pilihan penerbangan, pengguna dapat membandingkan alternatif perjalanan berdasarkan tujuan, jadwal, dan anggaran sebelum menentukan tiket yang sesuai.
Airpaz menilai pengalaman booking juga perlu didukung layanan setelah transaksi, terutama ketika wisatawan menghadapi perubahan rencana perjalanan.
“Kenyamanan bukan hanya soal membandingkan harga tiket. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana sebuah platform mendukung pengguna sepanjang proses booking, mulai dari melihat pilihan rute dan jadwal hingga menyelesaikan transaksi dengan cara yang sudah familiar di kehidupan sehari-hari,” kata Wesley.
Ia menambahkan bahwa dukungan layanan pelanggan dan pilihan asuransi perjalanan dapat memberikan rasa tenang bagi pengguna ketika menghadapi perubahan rencana.
BACA JUGA: Tak Perlu Bingung Pilih eSIM saat ke Luar Negeri, RoaminRabbit Punya Asisten AI
Untuk membantu pengguna menghadapi perubahan rencana perjalanan, Airpaz menyediakan opsi reschedule dan refund, serta layanan live chat 24 jam setiap hari.
Ketersediaan layanan tersebut menjadi salah satu aspek yang dapat dipertimbangkan ketika memilih platform pemesanan tiket pesawat. Pasalnya, kebutuhan wisatawan tidak selalu selesai setelah pembayaran berhasil dilakukan.
Meski demikian, pengajuan perubahan jadwal maupun pengembalian dana tetap mengikuti ketentuan yang berlaku pada tiket, maskapai, dan layanan terkait.
Pada akhirnya, pengalaman booking tiket pesawat yang praktis tidak hanya ditentukan oleh banyaknya pilihan penerbangan, tetapi juga oleh kemudahan pembayaran dan dukungan layanan setelah pemesanan.
Bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan singkat maupun liburan panjang, mempertimbangkan ketiga aspek tersebut dapat membantu proses perencanaan menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan.
(mc/mg)





