
Pemandangan dari Puncak P2B di Bondowoso, Jawa Timur – Foto: Pemkab Bondowoso
Mounture.com — Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, menyimpan beragam destinasi wisata alam yang menarik untuk dijelajahi. Berada di bagian timur Pulau Jawa, wilayah ini memiliki lanskap alam yang beragam, mulai dari pegunungan, kawah vulkanik, air terjun, hingga perbukitan hijau yang menawarkan panorama menawan.
Keindahan alam Bondowoso juga tidak terlepas dari kawasan Pegunungan Ijen yang membentang di wilayah tersebut. Sejumlah destinasi bahkan menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan matahari terbit, menjelajahi alam terbuka, hingga merasakan pengalaman berkemah di tengah suasana pegunungan.
Bagi wisatawan yang berencana berlibur ke Jawa Timur, ada sejumlah wisata alam di Bondowoso yang bisa masuk daftar kunjungan. Berikut tujuh rekomendasi destinasi yang menawarkan daya tarik berbeda.
1. Gunung Raung
Gunung Raung merupakan salah satu gunung berapi aktif yang berada di kawasan timur Pulau Jawa. Gunung ini memiliki kaldera luas dengan kedalaman yang diperkirakan mencapai 500 meter, serta kawasan puncak yang menawarkan lanskap vulkanik khas.
Gunung Raung memiliki ketinggian sekitar 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan menjadi salah satu tujuan pendakian bagi pencinta kegiatan alam bebas. Karakter jalurnya dikenal menantang sehingga pendaki perlu mempersiapkan kondisi fisik, perlengkapan, serta perencanaan perjalanan secara matang.
Salah satu akses pendakian Gunung Raung berada di Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso. Kawasan ini juga menjadi titik persinggahan bagi pendaki sebelum memulai perjalanan menuju gunung.
Mengingat statusnya sebagai gunung berapi aktif, calon pendaki perlu memeriksa informasi aktivitas vulkanik dan ketentuan pendakian terbaru sebelum berangkat.
2. Puncak Scorpio
Puncak Scorpio menjadi salah satu pilihan wisata alam di Bondowoso bagi pengunjung yang ingin menikmati panorama dari ketinggian. Destinasi ini menawarkan suasana perbukitan yang cocok untuk bersantai sekaligus melepas penat dari rutinitas sehari-hari.
Hamparan pemandangan alam di sekitar puncak menjadi daya tarik bagi wisatawan yang gemar menikmati udara terbuka dan mengabadikan momen perjalanan. Puncak Scorpio juga dapat menjadi alternatif bagi pengunjung yang ingin menjelajahi destinasi alam selain kawasan pegunungan utama.
Informasi mengenai harga tiket masuk, kondisi akses jalan, dan fasilitas sebaiknya diperiksa kembali sebelum berkunjung karena dapat berubah sewaktu-waktu.
BACA JUGA: Tips Tidur Nyaman di Tenda Gunung, Pendaki Wajib Tahu
3. Air Terjun Gentongan
Air Terjun Gentongan menawarkan daya tarik berupa air yang tampak biru kehijauan. Keunikan warna tersebut berkaitan dengan karakter air yang berasal dari rembesan kawasan vulkanik Ijen dan mengandung mineral, termasuk senyawa belerang.
Meski terlihat menarik, wisatawan perlu berhati-hati ketika berada di sekitar air terjun. Kandungan mineral dan kondisi air di kawasan vulkanik dapat menimbulkan risiko iritasi, terutama jika air mengenai mata atau kulit yang sensitif.
Bau belerang yang menyengat juga bisa mengganggu kenyamanan sebagian pengunjung. Karena itu, wisatawan perlu mengikuti petunjuk keselamatan setempat dan tidak mendekati aliran air apabila kondisi dinilai berbahaya.
Keindahan Air Terjun Gentongan dapat dinikmati dengan tetap mengutamakan keselamatan dan menjaga jarak dari area yang berisiko.
4. Puncak P28
Puncak P28 merupakan destinasi wisata perbukitan yang berada di Desa Patirana, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso. Tempat ini menawarkan panorama alam dari ketinggian yang cocok bagi wisatawan yang menyukai aktivitas luar ruang.
Untuk mencapai kawasan puncak, pengunjung perlu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau trekking dari area parkir. Jarak trekking disebut sekitar satu kilometer, meski waktu tempuh dapat berbeda bergantung pada kondisi jalur dan kecepatan berjalan.
Perjalanan menuju puncak menjadi bagian dari pengalaman berwisata karena pengunjung dapat menikmati suasana alam sepanjang jalur pendakian. Agar perjalanan lebih nyaman, gunakan alas kaki yang sesuai dan siapkan air minum secukupnya.
Sebelum berangkat, wisatawan sebaiknya memastikan kondisi jalur, akses kendaraan, serta fasilitas yang tersedia di lokasi.
5. Puncak Megasari
Puncak Megasari berada di Kecamatan Ijen, Bondowoso. Destinasi ini menawarkan panorama kawasan pegunungan, perkebunan kopi, dan hamparan vegetasi yang membentang di sekitar wilayah Ijen.
Salah satu daya tarik Puncak Megasari adalah pemandangan matahari terbit. Ketika cuaca cerah, wisatawan berkesempatan menyaksikan perubahan warna langit pada pagi hari dengan latar lanskap pegunungan.
Pemandangan alamnya juga membuat kawasan ini menarik bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana tenang atau berkemah. Namun, calon pengunjung perlu memastikan terlebih dahulu apakah kegiatan berkemah diperbolehkan, termasuk aturan pengelola dan kondisi cuaca.
Mengingat suhu kawasan pegunungan dapat terasa dingin, wisatawan yang datang pada pagi hari atau berencana bermalam sebaiknya membawa pakaian hangat dan perlengkapan yang sesuai.
BACA JUGA: 5 Oleh-Oleh Khas Lombok yang Wajib Dibawa Pulang, Ada Kain Tenun hingga Kopi Lokal
6. Kawah Ijen
Kawah Ijen merupakan salah satu destinasi wisata alam paling dikenal di kawasan perbatasan Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kawah vulkanik ini berada di kawasan Gunung Ijen dan terkenal dengan danau kawah berwarna biru kehijauan serta fenomena api biru atau blue fire yang dapat terlihat pada kondisi tertentu.
Dengan ketinggian kawasan puncak sekitar 2.386 mdpl, Kawah Ijen menawarkan pengalaman wisata alam yang memadukan panorama pegunungan, lanskap vulkanik, dan aktivitas penambangan belerang tradisional.
Banyak wisatawan memilih melakukan pendakian pada malam atau dini hari untuk mengejar kesempatan menyaksikan fenomena api biru. Namun, fenomena tersebut tidak selalu terlihat karena dipengaruhi kondisi alam dan ketentuan keselamatan di kawasan wisata.
Wisatawan perlu memperhatikan informasi pembukaan jalur, aturan kunjungan, kondisi cuaca, serta potensi gas vulkanik sebelum berangkat. Gunakan perlengkapan yang sesuai dan patuhi arahan petugas selama berada di kawasan Kawah Ijen.
7. Kawah Wurung
Kawah Wurung merupakan destinasi wisata alam yang terletak di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso. Lokasinya berjarak sekitar 74 kilometer dari pusat Kota Bondowoso berdasarkan informasi yang beredar, sehingga wisatawan perlu memperhitungkan waktu perjalanan sebelum berkunjung.
Berbeda dari kawah vulkanik yang dipenuhi air atau material vulkanik, Kawah Wurung dikenal dengan lanskap perbukitan hijau dan padang rumput terbuka. Pemandangan tersebut menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana alam, berfoto, atau menjelajahi kawasan perbukitan.
Nama “Wurung” dalam bahasa Jawa berarti tidak jadi. Sebutan ini merujuk pada bentuk ceruk di salah satu bukit yang menyerupai kawah, tetapi tidak berkembang menjadi kawah seperti yang dibayangkan.
Hamparan padang rumput dan kontur perbukitan membuat Kawah Wurung memiliki karakter lanskap yang berbeda dari Kawah Ijen. Wisatawan dapat menikmati panorama alam sambil tetap menjaga kebersihan dan tidak merusak vegetasi di kawasan tersebut.
Beragam destinasi wisata alam di Bondowoso menawarkan pengalaman yang berbeda, mulai dari pendakian Gunung Raung, panorama perbukitan di Puncak P28 dan Puncak Megasari, hingga lanskap vulkanik Kawah Ijen dan Kawah Wurung.
Sebelum berkunjung, wisatawan sebaiknya memeriksa informasi terbaru mengenai akses, harga tiket, jam operasional, dan ketentuan keselamatan dari pengelola setempat. Persiapan yang baik akan membantu perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.
Dengan keindahan alam yang beragam, Bondowoso dapat menjadi salah satu pilihan destinasi untuk menjelajahi wisata alam di Jawa Timur.
(mc/ns)





