
Foto: Pemprov Jawa Tengah
Mounture.com — Purworejo merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki beragam pilihan wisata Purworejo, mulai dari kawasan gua, pantai, hingga air terjun.
Kabupaten yang juga dikenal dengan sebutan Tanah Bagelen ini memiliki kondisi geografis yang beragam. Secara umum, Purworejo beriklim tropis basah dengan suhu berkisar 19-28 derajat Celsius.
Secara historis, wilayah Tanah Bagelen kemudian berubah menjadi Karesidenan Bagelen setelah Perang Jawa, dengan Purworejo sebagai ibu kota. Kota Purworejo sendiri merupakan kota baru yang terbentuk dari penggabungan dua kota tua, yakni Kedungkebo dan Brengkelan.
Selain memiliki sejarah yang menarik, Purworejo juga menyimpan sejumlah destinasi wisata alam yang bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu liburan.
Dikutip dari laman Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah, berikut beberapa destinasi wisata Purworejo yang menarik untuk dikunjungi.
BACA JUGA: Kebumen Tak Lagi Sekadar Kota Transit, Kini Jadi Destinasi Wisata
1. Gua Seplawan
Bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman berbeda, Gua Seplawan bisa menjadi salah satu pilihan saat berkunjung ke Purworejo.
Destinasi wisata ini berada di Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, tepatnya di kawasan Pegunungan Menoreh dan berbatasan langsung dengan Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Gua Seplawan berada di ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gua tersebut termasuk gua basah karena terdapat aliran air di dalamnya.
Sebelum memasuki gua, pengunjung akan menemukan patung emas yang merupakan replika arca Dewa Siwa dan Dewi Parwati. Patung setinggi sekitar tiga meter tersebut berdiri di depan pintu masuk gua.
Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menyusuri lorong gua yang mengarah ke bagian bawah perbukitan. Di dalam gua, wisatawan dapat melihat berbagai formasi stalaktit dan stalakmit.
Selain itu, terdapat pula sejumlah genangan air yang menyerupai kolam alami. Airnya dikenal dingin dan jernih sehingga menambah daya tarik pengalaman menyusuri Gua Seplawan.
2. Pantai Ketawang
Beralih ke kawasan pesisir, Pantai Ketawang Indah di Desa Ketawangrejo menawarkan suasana pantai dengan karakteristik pasir berwarna hitam.
Ombak di pantai ini relatif besar dan anginnya cukup kencang. Kondisi tersebut membuat Pantai Ketawang kerap digunakan sebagai lokasi penyelenggaraan festival layang-layang.
Wisatawan yang datang juga dapat bersantai di sejumlah gazebo yang tersedia di tepi pantai. Beberapa warung makan turut menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner sembari melihat suasana pesisir.
Dari kawasan pantai, wisatawan juga dapat menikmati pemandangan pegunungan Sewu dan Menoreh.
Salah satu hal yang membuat Pantai Ketawang cukup unik adalah keberadaan sebuah mercusuar yang berada di tengah rawa. Keberadaan bangunan tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.
BACA JUGA: Kinerja Pariwisata Indonesia 2026 Tumbuh Positif, Ini Data Terbarunya
3. Pantai Jatimalang
Pantai Jatimalang berada di Kecamatan Purwodadi, Purworejo. Pantai ini memiliki ikon berupa patung Dewa Ruci yang berdiri di kawasan bibir pantai.
Patung tersebut memiliki tinggi sekitar enam meter dan dibangun pada 2018. Keberadaannya menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan, termasuk sebagai lokasi untuk berswafoto.
Patung Dewa Ruci tersebut merupakan karya seniman asal Muntilan berdarah Bali, Nyoman Alif. Selain menikmati suasana pantai, wisatawan dapat menjadikan kawasan ini sebagai salah satu tujuan wisata ketika berada di sekitar Purworejo.
Lokasinya juga relatif mudah dijangkau dari New Yogyakarta International Airport (YIA), dengan jarak sekitar 5 kilometer. Hal ini membuat Pantai Jatimalang dapat menjadi salah satu pilihan destinasi bagi wisatawan yang baru tiba atau hendak menuju kawasan Purworejo.
4. Curug Kaliurip
Jika ingin menikmati suasana alam berupa air terjun, wisatawan dapat mengunjungi Curug Kaliurip di Desa Kaliurip, Kecamatan Kemiri.
Curug Kaliurip dikenal sebagai salah satu ikon wisata alam baru di Purworejo. Air terjun ini memiliki debit air yang cukup besar karena bersumber dari mata air.
Ketinggian air terjun tersebut mencapai sekitar 30 meter. Sementara itu, kedalaman sungai di kawasan curug disebut dapat mencapai sekitar 8 meter. Suasana alam di sekitar air terjun menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati kawasan dengan nuansa lebih sejuk dan asri.
Curug Kaliurip juga berada sekitar satu jam perjalanan dari New Yogyakarta International Airport sehingga dapat menjadi salah satu alternatif tujuan wisata bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan Purworejo dan sekitarnya.
(mc/pd)





