
Mounture.com — Jalur pendakian Gunung Sumbing via Banaran ditutup sementara mulai Minggu, 23 Agustus 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram @sumbing_viabanaran dan ditujukan kepada para pendaki yang telah maupun akan melakukan pendakian melalui jalur Banaran.
Dalam pengumumannya, Basecamp Gunung Sumbing via Banaran menyampaikan bahwa jalur pendakian ditutup karena adanya kejadian yang tidak diinginkan.
“Dalam hal ini kami beritahukan ke semua pendaki bahwa penutupan jalur pendakian Gunung Sumbing via Banaran ini karena ada kejadian yang tidak diinginkan,” tulis akun instagram @sumbing_viabanaran.
Meski demikian, hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan resmi lebih lanjut mengenai detail kejadian yang menjadi alasan penutupan jalur tersebut.
Penutupan diberlakukan mulai Minggu, 23 Agustus 2026. Sementara itu, waktu pembukaan kembali jalur pendakian belum dapat ditentukan.
Basecamp juga meminta pendaki yang sebelumnya telah mengagendakan perjalanan melalui jalur Banaran untuk mempertimbangkan penggunaan jalur pendakian resmi Gunung Sumbing lainnya.
Informasi tersebut penting diperhatikan oleh pendaki agar tidak memaksakan perjalanan melalui jalur yang sedang ditutup.
BACA JUGA: Daftar Gunung di Jawa Barat dengan Biaya Simaksi Tertinggi
Basecamp Sumbing via Banaran turut mengingatkan para pendaki untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama melakukan aktivitas pendakian.
Bagi pendaki yang sudah memiliki rencana perjalanan menuju Gunung Sumbing, disarankan memastikan terlebih dahulu status operasional jalur yang akan digunakan sebelum berangkat.
Pendaki juga sebaiknya mengikuti informasi terbaru dari pengelola basecamp maupun pihak berwenang terkait pembukaan kembali jalur Banaran.
Sebagai catatan, informasi mengenai penyebab penutupan masih mengacu pada pengumuman Basecamp Sumbing via Banaran. Detail mengenai insiden yang disebutkan dalam pengumuman belum disampaikan secara resmi.
(mc/pd)





