Curug Sikarim Wonosobo: Air Terjun Setinggi 90 Meter dengan Panorama Alam Memukau di Dataran Tinggi Dieng

Air Terjun Sikarim

Curug Sikarim – Foto: Instagram/@@sikunir_telagacebong_sembungan

Mounture.com — Kawasan Dataran Tinggi Dieng tak hanya terkenal dengan kawah, telaga, dan sunrise Sikunir. Di balik pesona pegunungannya, terdapat sebuah air terjun eksotis yang masih alami, yakni Curug Sikarim di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Berada di kawasan pegunungan dengan udara sejuk dan panorama hijau yang memanjakan mata, Curug Sikarim menjadi salah satu destinasi wisata alam yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Dieng.

Curug Sikarim berada di Desa Sembungan, desa yang dikenal sebagai salah satu desa tertinggi di Pulau Jawa. Lokasinya berjarak sekitar 17 kilometer dari pusat Kota Wonosobo dengan ketinggian kawasan mencapai sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Air terjun ini dapat diakses melalui dua jalur, yakni dari arah Menjer–Mlandi maupun melalui Desa Sembungan, sehingga wisatawan memiliki beberapa pilihan rute perjalanan.

BACA JUGA: 4 Cara Mencegah Hipotermia Saat Mendaki Gunung, Jangan Tunggu Tubuh Menggigil

Mengutip informasi dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, sumber air Curug Sikarim berasal dari limpahan air kawasan Gunung Pakuwaja–Sikunir yang mengalir menuruni tebing setinggi hampir 90 meter.

Saat debit air meningkat, aliran air terjun dapat terpecah menjadi beberapa bagian sehingga menciptakan pemandangan yang semakin indah dan dramatis.

Keindahan tersebut menjadikan Curug Sikarim sebagai salah satu spot favorit bagi pecinta fotografi alam maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan yang masih asri.

Salah satu keunikan Curug Sikarim dibandingkan air terjun lainnya adalah keberadaan hutan pakis yang mengelilingi kawasan air terjun. Vegetasi yang masih alami menciptakan suasana sejuk, teduh, dan menambah kesan alami selama berada di lokasi.

Kondisi ini membuat Curug Sikarim menjadi destinasi yang cocok bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan sambil menikmati udara pegunungan Dieng.

BACA JUGA: Cari Gunung yang Tidak Ramai? Ini 6 Gunung di Indonesia yang Masih Minim Pendaki

Perjalanan menuju Curug Sikarim juga menjadi pengalaman yang menarik. Di sepanjang jalur menuju lokasi, wisatawan akan disuguhi hamparan lahan pertanian khas Dataran Tinggi Dieng yang didominasi tanaman labu siam, kubis, daun bawang, hingga berbagai komoditas hortikultura lainnya.

Pemandangan perbukitan hijau berpadu dengan udara yang sejuk menjadikan perjalanan terasa menyenangkan, bahkan sebelum tiba di air terjun.

Jika beruntung, pengunjung juga dapat menjumpai kawanan kera liar yang sering terlihat bertengger di pepohonan sepanjang jalur Sirangkel, Desa Mlandi menuju Curug Sikarim di Desa Sembungan.

Meski menjadi daya tarik tersendiri, wisatawan tetap disarankan menjaga jarak, tidak memberi makan satwa liar, dan selalu menjaga kebersihan kawasan wisata agar habitat alaminya tetap terjaga.

Bagi wisatawan yang mencari suasana alam yang masih asri, Curug Sikarim menjadi pilihan menarik saat menjelajahi Dataran Tinggi Dieng.

Perpaduan air terjun setinggi hampir 90 meter, hutan pakis yang rimbun, panorama pertanian pegunungan, serta udara sejuk khas Wonosobo menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda.

Jika berkunjung, jangan lupa menjaga kebersihan, mematuhi aturan yang berlaku, dan ikut melestarikan keindahan alam agar Curug Sikarim tetap menjadi destinasi favorit bagi generasi mendatang.

(mc/ns)