Tanjakan Gunung Paling Ikonik di Indonesia yang Bikin Pendaki Terkuras Tenaga

  • 23 June 2026 09:07

Tanjakan Cinta di Gunung Semeru – Foto: Mounture.com/Danang

Mounture.com — Setiap gunung di Indonesia memiliki karakteristik jalur pendakian yang berbeda-beda. Selain pemandangan alam yang memukau, ada satu elemen yang sering menjadi “momok” sekaligus ikon bagi para pendaki, yaitu tanjakan curam di gunung.

Tanjakan ini bukan hanya sekadar jalur naik, tetapi juga menjadi bagian dari cerita, mitos, hingga legenda di kalangan pendaki. Bahkan beberapa di antaranya sudah sangat terkenal hingga menjadi identitas sebuah gunung.

Berikut ini adalah deretan tanjakan gunung paling ikonik dan ekstrem di Indonesia yang wajib kamu ketahui.

1. Tanjakan Cinta – Gunung Semeru

Tanjakan Cinta adalah salah satu jalur paling terkenal di Indonesia. Memiliki kemiringan hampir 45 derajat, tanjakan ini menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Ranu Kumbolo.

Menurut mitos yang beredar, pendaki yang berhasil melewati tanjakan ini tanpa menoleh ke belakang akan mendapatkan keberuntungan dalam percintaan.

Tak heran jika Tanjakan Cinta menjadi ikon dari Gunung Semeru dan sering muncul dalam berbagai dokumentasi hingga film pendakian.

2. Tanjakan Bapa Tere – Gunung Ciremai

Terletak di jalur Linggarjati, Tanjakan Bapa Tere dikenal sebagai salah satu titik paling melelahkan di Gunung Ciremai.

Dengan kemiringan hampir vertikal sekitar 10–15 meter, jalur ini sering diibaratkan sebagai “bapak tiri” karena terasa begitu berat dan tidak bersahabat bagi pendaki.

3. Bukit Penyesalan – Gunung Rinjani

Sesuai namanya, Bukit Penyesalan sering membuat pendaki merasakan kelelahan mental dan fisik.

Untuk mencapai puncak Rinjani, pendaki harus melewati tujuh bukit tanpa jalur landai. Tidak ada “bonus track”, hanya tanjakan berturut-turut yang menguras stamina.

BACA JUGA: 5 Daya Tarik Gunung Merbabu, Surga Pendaki di Jawa Tengah

4. Tanjakan Engkol-engkolan – Gunung Sumbing

Setelah Pos 2, pendaki akan menghadapi Tanjakan Engkol-engkolan yang terkenal dengan kemiringan ekstrem mencapai 60–70 derajat. Trek ini menuntut tenaga ekstra dan teknik pendakian yang baik karena medan yang sangat curam dan panjang.

5. Tanjakan Setan – Gunung Gede

Tanjakan Setan berupa tebing dengan kemiringan hampir 90 derajat dan ketinggian 30–50 meter. Saat ini sudah tersedia bantuan tali, namun tetap saja jalur ini menjadi salah satu titik paling menantang di Gunung Gede.

6. Tanjakan Iblis – Gunung Salak

Tanjakan Iblis dikenal dengan jalurnya yang licin, terdiri dari tanah liat dan batu berlumut, terutama saat musim hujan. Pijakan yang terbatas membuat pendaki harus ekstra hati-hati agar tidak tergelincir.

7. Tanjakan Kerinci – Gunung Kerinci

Menuju shelter 3, pendaki akan melewati jalur sempit berbatu dengan akar pohon besar yang menghalangi. Medan ini dikenal cukup ekstrem karena kombinasi tanjakan, sempitnya jalur, dan kondisi alam liar khas hutan Sumatra.

8. Tanjakan Asu – Gunung Arjuno Welirang

Tanjakan Asu berada setelah Pos 2 Kop-kopan. Nama unik ini muncul karena banyak pendaki merasa sangat lelah hingga spontan mengumpat saat melewatinya. Medannya panjang, menanjak, dan menguras tenaga tanpa jeda berarti.

(mc/ns)