
Mounture.com — Saat melakukan pendakian gunung, banyak pendaki fokus mempersiapkan perlengkapan seperti tenda, carrier, sleeping bag, hingga pakaian hangat. Padahal, ada satu hal penting yang sering dianggap sepele, yaitu logistik konsumsi pendakian.
Padahal, konsumsi memiliki peran besar dalam menjaga energi dan stamina selama perjalanan. Kurangnya persiapan makanan saat mendaki gunung dapat membuat pendaki kesulitan memenuhi kebutuhan nutrisi, bahkan berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan selama pendakian.
Agar kebutuhan makanan selama pendakian tetap tercukupi, berikut beberapa langkah yang sebaiknya dilakukan sebelum berangkat ke gunung.
BACA JUGA: 5 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Liburan, Jangan Sampai Perjalanan Jadi Berantakan
1. Tentukan Budget Konsumsi Sejak Awal
Langkah pertama dalam menyiapkan logistik konsumsi pendakian adalah menentukan anggaran atau budget yang akan digunakan.
Dengan menetapkan budget sejak awal, pendaki dapat lebih mudah mengatur daftar belanja dan menghindari pembelian logistik yang berlebihan.
Selain membantu menghemat pengeluaran, cara ini juga membuat barang bawaan menjadi lebih efisien karena hanya membawa kebutuhan yang benar-benar diperlukan selama pendakian.
2. Buat Daftar Menu Pendakian
Setelah menentukan budget, langkah berikutnya adalah membuat daftar menu yang akan dikonsumsi selama pendakian. Daftar menu ini penting agar pendaki mengetahui bahan makanan apa saja yang harus dibeli dan dibawa ke gunung.
Misalnya, untuk sarapan bisa menyiapkan oatmeal atau roti, sementara makan malam dapat berupa nasi dengan lauk praktis seperti rendang kemasan atau sarden.
Dengan membuat daftar menu, pendaki juga dapat memperkirakan jumlah bahan makanan yang dibutuhkan sesuai durasi pendakian sehingga tidak kekurangan ataupun membawa logistik berlebihan.
3. Susun Jadwal Makan Selama Pendakian
Selain membuat daftar menu, pendaki juga disarankan menyusun jadwal makan yang jelas. Jadwal makan dapat dibagi berdasarkan waktu konsumsi, seperti sarapan, makan siang, makan malam, hingga camilan selama perjalanan.
Penyusunan jadwal ini akan sangat membantu saat berada di camp area karena pendaki tidak perlu lagi bingung menentukan menu yang akan dimasak.
Selain itu, jadwal makan juga membantu mengatur penggunaan bahan bakar kompor dan memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk memasak.
BACA JUGA: Bertemu Babi Hutan Saat Pendakian? Ini Cara Aman Menghadapinya
Pendakian gunung merupakan aktivitas yang menguras banyak energi. Tubuh membutuhkan asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serta cairan yang cukup agar tetap bertenaga selama perjalanan.
Kesalahan dalam menyiapkan konsumsi dapat menyebabkan tubuh lebih cepat lelah, kehilangan fokus, hingga meningkatkan risiko hipotermia akibat kurangnya asupan energi.
Karena itu, logistik konsumsi tidak boleh dipersiapkan secara asal-asalan. Perencanaan yang matang akan membuat pendakian lebih nyaman, aman, dan menyenangkan.
Selain menentukan budget, membuat daftar menu, dan menyusun jadwal makan, ada beberapa tips lain yang bisa diterapkan:
– Pilih makanan yang ringan namun tinggi kalori.
– Prioritaskan bahan makanan yang mudah dimasak.
– Bawa camilan sebagai sumber energi cepat saat trekking.
– Sesuaikan jumlah logistik dengan lama pendakian.
– Gunakan kemasan praktis untuk menghemat ruang di carrier.
– Pastikan membawa cadangan makanan untuk kondisi darurat.
(mc/ns)





