
Foto: Pemprov Jawa Tengah
Mounture.com — Masyarakat dan wisatawan kembali dapat menantikan salah satu agenda budaya terbesar di Indonesia. Dieng Culture Festival 2026 (DCF 2026) dipastikan akan kembali digelar pada 28–30 Agustus 2026 di kawasan Desa Dieng Kulon, menghadirkan beragam atraksi budaya, tradisi, hingga pertunjukan seni yang menjadi daya tarik utama dataran tinggi Dieng.
Mengusung tema “Spirit of The Harmony”, Dieng Culture Festival 2026 mengajak masyarakat untuk merasakan langsung harmoni antara alam, budaya, dan kehidupan masyarakat lokal yang telah terjaga selama ratusan tahun.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah pelestarian budaya yang memperkenalkan berbagai tradisi khas Dieng kepada wisatawan dari seluruh Indonesia maupun mancanegara.
Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhkan berbagai kegiatan budaya dan wisata yang menjadi ciri khas DCF.
Salah satu yang paling dinantikan adalah Ruwatan Anak Berambut Gimbal, sebuah tradisi sakral masyarakat Dieng yang dipercaya sebagai bentuk penghormatan terhadap anak-anak istimewa yang memiliki rambut gimbal alami sejak kecil.
Selain itu, wisatawan juga dapat menyaksikan Kirab Budaya, Festival Caping Gunung, Festival Domba Batur, Festival Lampion, Festival Kopi Dieng, Bazar UMKM, Aksi Dieng Bersih, Pertunjukan seni dan budaya lokal, dan Jazz Atas Awan.
Kehadiran kembali Jazz Atas Awan menjadi salah satu magnet utama yang selalu ditunggu pengunjung. Konsep pertunjukan musik di ketinggian dengan latar pegunungan, udara dingin, dan hamparan kabut menjadikan pengalaman menikmati musik terasa berbeda dibanding festival lainnya.
BACA JUGA: 5 Gunung di Jawa Barat yang Cocok untuk Pendakian Tektok
Selain atraksi budaya, Dieng Culture Festival juga menawarkan pengalaman menikmati keindahan alam dataran tinggi yang terkenal dengan panorama menakjubkan.
Saat pagi hari, wisatawan dapat menyaksikan matahari terbit perlahan dari balik pegunungan. Kabut tipis yang menyelimuti lembah dan telaga menciptakan pemandangan dramatis yang kerap menjadi incaran fotografer maupun pecinta alam.
Kawasan Dieng sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah yang menawarkan perpaduan antara keindahan alam, situs sejarah, dan kekayaan budaya masyarakatnya.
Bagi banyak orang, Dieng bukan sekadar tujuan wisata. Udara dingin, keramahan masyarakat, serta cerita-cerita legenda yang hidup di tengah masyarakat menjadikan kawasan ini memiliki daya tarik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Sejak pertama kali digelar, Dieng Culture Festival berhasil berkembang menjadi salah satu festival budaya paling populer di Indonesia. Setiap tahunnya, ribuan wisatawan datang untuk menyaksikan langsung prosesi budaya dan menikmati suasana khas dataran tinggi Dieng.
Festival ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat melalui sektor pariwisata, kuliner, penginapan, hingga pelaku UMKM lokal.
Dengan beragam agenda yang disiapkan, Dieng Culture Festival 2026 diprediksi kembali menjadi magnet wisata yang menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah.
(mc/pd)





