Tarif Pemandu Gunung Semeru Naik Jadi Rp250 Ribu per Hari, Ini Alasannya

Danau Ranu Kumbolo di Gunung Semeru – Foto: Mounture.com/Luchito Sangsoko

Mounture.com — Tarif pemandu pendakian di Gunung Semeru resmi mengalami penyesuaian. Berdasarkan hasil evaluasi dan kesepakatan bersama, tarif pemandu terdaftar kini naik dari Rp200 ribu menjadi Rp250 ribu per hari.

Keputusan ini merupakan hasil kajian serta musyawarah anggota PPGST, yang kemudian diperkuat melalui rapat koordinasi dengan pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Penyesuaian tarif ini bukan sekadar kenaikan angka, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan, keamanan, dan keselamatan bagi para pendaki yang melakukan aktivitas di kawasan Gunung Semeru.

BACA JUGA: Jalur Pendakian Gunung Semeru Resmi Dibuka 24 April 2026, Kuota 200 Orang per Hari

Dengan adanya penyesuaian tarif, para pemandu diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih optimal, mulai dari pendampingan jalur, manajemen logistik, hingga mitigasi risiko selama pendakian.

Gunung Semeru dikenal sebagai salah satu gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan karakter jalur yang cukup menantang. Oleh karena itu, peran pemandu menjadi penting, terutama bagi pendaki yang belum berpengalaman atau baru pertama kali menjajal jalur Semeru.

Selain itu, keberadaan pemandu resmi juga menjadi bagian dari sistem pengelolaan pendakian yang lebih tertib dan bertanggung jawab.

Kenaikan tarif ini juga diharapkan dapat mendukung ekosistem pendakian yang lebih profesional, sekaligus meningkatkan standar operasional di lapangan.

Pihak pengelola mengimbau para pendaki untuk menggunakan jasa pemandu resmi, terutama dalam kondisi tertentu yang membutuhkan pendampingan lebih, seperti pendakian kelompok besar atau kondisi cuaca yang tidak menentu.

Langkah ini sejalan dengan upaya menjaga keselamatan pendaki sekaligus melestarikan kawasan konservasi.

(mc/ls)