
Danau Taman Hidup di Gunung Argopuro -Foto: dok. bbksdajatim.org
Mounture.com — Kabar baik bagi pecinta alam dan pendaki. Suaka Margasatwa (SM) Dataran Tinggi Yang resmi dibuka kembali untuk kunjungan mulai 1 Mei 2026.
Pembukaan ini mencakup akses melalui Pintu Masuk Pos Bermi dan Pos Baderan, dengan skema kunjungan terbatas yang diperuntukkan bagi kegiatan wisata alam, pendidikan, serta penelitian.
Sebelumnya, kawasan ini ditutup sejak 1 Desember 2025 berdasarkan pengumuman resmi dari Balai Besar KSDA Jawa Timur.
Penutupan dilakukan sebagai bagian dari pengelolaan kawasan konservasi serta upaya menjaga ekosistem di wilayah Dataran Tinggi Yang yang mencakup beberapa kabupaten, yaitu Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Bondowoso.
Pembukaan kembali ini tidak sepenuhnya bebas. Kunjungan dibatasi dan difokuskan pada wisata alam terbatas, kegiatan pendidikan, dan penelitian.
Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi sekaligus menjaga kelestarian kawasan.
BACA JUGA: Biaya Thru-Hike Bisa Bikin Gagal! Ini Cara Mengatur Budget agar Tidak Pulang di Tengah Jalan
Pengunjung yang ingin masuk ke kawasan wajib mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, serta protokol kesehatan yang ditetapkan. Hal ini penting untuk menjaga keamanan pengunjung sekaligus kelestarian lingkungan.
Sistem kunjungan kini juga lebih tertata. Seluruh pemesanan tiket masuk hanya dapat dilakukan secara online melalui website resmi yakni www.tiket.bbksdajatim.org.
Dengan sistem ini, pengelola dapat mengontrol jumlah pengunjung serta meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan konservasi.
Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur, Nur Patria Kurniawan, menegaskan bahwa pembukaan ini merupakan bagian dari upaya edukasi sekaligus pengelolaan kawasan secara berkelanjutan.
Dengan pembukaan terbatas ini, diharapkan masyarakat tetap dapat menikmati keindahan alam Dataran Tinggi Yang tanpa mengabaikan aspek konservasi.
Dataran Tinggi Yang dikenal sebagai salah satu destinasi favorit bagi pecinta alam di Jawa Timur, termasuk jalur menuju Gunung Argopuro.
Dibukanya kembali kawasan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan aktivitas wisata alam, sekaligus pengingat bahwa keberlanjutan lingkungan harus tetap menjadi prioritas utama.
(mc/ril)





