
Mounture.com — Banyak pendaki menganggap sisa makanan di gunung adalah hal sepele. Bahkan, tidak sedikit yang berpikir bahwa makanan yang ditinggalkan akan “terurai dengan sendirinya” karena berasal dari bahan alami. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu.
Sisa nasi, mie instan, tulang ayam, hingga kulit buah yang dibuang sembarangan justru bisa menjadi ancaman serius bagi ekosistem gunung. Jika terus dibiarkan, dampaknya bisa merusak keseimbangan alam yang seharusnya tetap terjaga.
Adapun sisa makanan tersebut memiliki dampak bagi lingkungan gunung, antara lain:
1. Mengganggu Perilaku Satwa Liar
Sisa makanan manusia dapat mengubah pola makan hewan liar. Mereka bisa menjadi tergantung pada makanan instan dan kehilangan kemampuan alami untuk mencari makan.
Akibatnya, satwa bisa menjadi agresif atau justru mendekati area pendaki, yang berpotensi membahayakan kedua pihak.
2. Tidak Semua Cepat Terurai
Meski termasuk sampah organik, sisa makanan tidak selalu cepat terurai di lingkungan gunung yang memiliki suhu dingin dan kondisi tanah tertentu.
Kulit buah seperti jeruk atau pisang bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk terurai, apalagi jika tertimbun di area minim mikroorganisme.
3. Mengundang Hama dan Bau Tak Sedap
Sisa makanan yang ditinggalkan bisa membusuk dan mengundang serangga atau hewan tertentu. Selain merusak kenyamanan, hal ini juga bisa menciptakan masalah baru bagi ekosistem sekitar.
4. Merusak Estetika Alam
Gunung bukan tempat sampah. Sisa makanan yang berserakan jelas merusak keindahan alam yang seharusnya dinikmati oleh semua pendaki. Bayangkan tiba di puncak setelah perjalanan panjang, tapi justru disambut oleh sampah sisa makanan.
BACA JUGA: Misteri Pendakian Gunung Gede: Sosok Dua Wanita Misterius di Jalur Putri
Dalam dunia pendakian, ada prinsip yang dikenal luas yaitu Leave No Trace. Artinya, setiap pendaki bertanggung jawab untuk tidak meninggalkan apapun di alam, termasuk sisa makanan. Apa yang dibawa naik, harus dibawa turun kembali.
Untuk itu, ada beberapa cara dalam mengelola sisa makanan di gunung, di antaranya:
1. Bawa Kantong Sampah Pribadi
Selalu siapkan kantong khusus untuk menyimpan sisa makanan. Pisahkan dari barang lain agar tetap higienis.
2. Masak Secukupnya
Perencanaan logistik sangat penting. Hindari memasak berlebihan yang akhirnya menjadi sisa.
3. Simpan Sisa Makanan dengan Rapi
Jika masih layak konsumsi, simpan dalam wadah tertutup untuk dimakan kembali.
4. Jangan Dikubur
Mengubur sisa makanan bukan solusi. Hewan tetap bisa menggalinya kembali.
5. Edukasi Sesama Pendaki
Ingatkan teman atau pendaki lain jika masih membuang sisa makanan sembarangan. Kesadaran kolektif sangat penting.
(mc/pd)





