
Pemandangan dari Gunung Merbabu – Foto: Mounture.com/Ayyfitria
Mounture.com — Kabar baik bagi para pendaki. Kuota pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu untuk periode April 2026 resmi dibuka.
Para pendaki yang ingin menikmati keindahan alam gunung ini diwajibkan melakukan booking online melalui laman resmi pengelola sebelum melakukan pendakian.
Pihak pengelola juga mengingatkan seluruh pengunjung untuk selalu mematuhi protokol wisata pendakian serta menjaga kelestarian kawasan taman nasional.
Pendaki diharapkan dapat bertanggung jawab terhadap setiap aktivitas di alam, termasuk tidak meninggalkan sampah maupun merusak lingkungan.
BACA JUGA: Cara Mengatasi Lupa Akun Pendakian Gunung Merbabu, Ikuti 6 Langkah Mudah Ini
Berdasarkan pantauan Mounture.com di laman booking resmi pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu, jumlah kuota pendaki yang tersedia setiap harinya berbeda di masing-masing jalur.
Berikut kuota pendakian per jalur:
– Jalur Pendakian Selo: 578 orang per hari
– Jalur Pendakian Thekelan: 391 orang per hari
– Jalur Pendakian Suwanting: 380 orang per hari
– Jalur Pendakian Cuntel: 126 orang per hari
– Jalur Pendakian Wekas: 294 orang per hari
Kuota tersebut merupakan jumlah maksimal pendaki yang diperbolehkan memasuki kawasan taman nasional setiap harinya.
Adapun minat pendaki terhadap Gunung Merbabu terlihat cukup tinggi. Berdasarkan data yang terpantau di sistem booking resmi, kuota pendakian pada 3 April 2026 sudah habis untuk beberapa jalur populer, yaitu Jalur Selo, Thekelan, dan Suwanting.
Sementara itu, pada 4 April 2026, kuota pendakian untuk Jalur Thekelan dan Suwanting juga telah ludes terpesan. Hal ini menunjukkan tingginya minat pendaki untuk menjelajahi salah satu gunung favorit di Jawa Tengah tersebut.
BACA JUGA: Pendakian Gunung Rinjani Dibuka 1 April 2026, Tiket Booking Mandiri Ludes Dipesan
Pihak pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu mengingatkan bahwa seluruh pendaki wajib melakukan reservasi secara online melalui situs resmi, yakni www.tngunungmerbabu.org.
Tanpa booking resmi, pendaki tidak diperkenankan memasuki kawasan taman nasional. Selain itu, seluruh pengunjung juga diminta untuk selalu mematuhi protokol wisata pendakian, menjaga kebersihan kawasan gunung, tidak merusak vegetasi maupun ekosistem, dan membawa kembali sampah turun gunung.
Dengan mematuhi aturan tersebut, kelestarian alam di Gunung Merbabu dapat terus terjaga untuk dinikmati generasi mendatang.
(mc/pd)





