
Foto: Instagram/@raffa_elazam
Mounture.com — Jalur pendakian Gunung Sindoro via Alang-Alang Sewu di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, akan ditutup sementara menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Penutupan ini disebut dilakukan sebagai bagian dari kebijakan manajemen basecamp dalam rangka menyambut perayaan Lebaran 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 01.05/PJR/II/2026 yang dikeluarkan oleh pengelola Basecamp Pendakian Gunung Sindoro via Alang-Alang Sewu.
Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa jalur pendakian akan ditutup mulai 17 Maret 2026 hingga 21 Maret 2026, dan akan dibuka kembali pada 22 Maret 2026.
Ketua pengelola basecamp, Dedi Setiawan, menyampaikan bahwa kebijakan ini diambil agar pengelola dan masyarakat sekitar dapat fokus menjalankan aktivitas menyambut Hari Raya Idulfitri.
“Sehubungan dengan keputusan manajemen mengenai pendakian Gunung Sindoro via Alang-Alang Sewu dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, maka jalur pendakian ditutup sementara mulai 17 Maret hingga 21 Maret 2026 dan dibuka kembali pada 22 Maret 2026,” demikian isi pengumuman tersebut.
BACA JUGA: Camping Ground Ranu Regulo Ditutup Sementara Akibat Cuaca Ekstrem di Jawa Timur
Pengelola basecamp juga mengimbau para pendaki, pegiat alam, serta komunitas pendakian untuk memperhatikan informasi ini sebelum merencanakan kegiatan pendakian ke Gunung Sindoro melalui jalur tersebut.
Selain itu, pihak pengelola berharap informasi penutupan jalur pendakian ini dapat disebarluaskan kepada masyarakat luas, khususnya para pencinta kegiatan alam bebas, agar tidak terjadi kesalahpahaman saat merencanakan pendakian.
Gunung Sindoro sendiri merupakan salah satu gunung favorit para pendaki di Jawa Tengah dengan ketinggian sekitar 3.153 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Gunung ini memiliki beberapa jalur pendakian populer seperti Kledung, Sigedang, dan Alang-Alang Sewu, yang dikenal menawarkan panorama savana luas serta pemandangan Gunung Sumbing dari puncaknya.
Dengan adanya penutupan sementara ini, para pendaki diharapkan dapat menyesuaikan jadwal pendakian serta tetap mematuhi aturan yang ditetapkan oleh pengelola jalur pendakian demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
(mc/ril)






