
Foto: Google Image/Siti Nur Lailatul Qorik
Mounture.com — Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup Camping Ground Ranu Regulo untuk sementara waktu akibat potensi cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Jawa Timur selama Maret 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui surat resmi bernomor PG.1/T.8/TU/KSA.02.01/B/03/2026 yang dikeluarkan pada 8 Maret 2026 oleh Balai Besar TNBTS.
Penutupan dilakukan setelah mempertimbangkan peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait meningkatnya potensi cuaca ekstrem yang dipicu oleh sejumlah fenomena atmosfer.
Dalam keterangannya, pihak TNBTS menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem dipengaruhi oleh aktifnya Monsun Asia, adanya gangguan atmosfer Low, serta aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Equatorial Rossby yang melintasi wilayah Jawa Timur.
Selain itu, suhu muka laut yang lebih hangat di kawasan Selat Madura serta kondisi atmosfer yang labil di Jawa Timur juga meningkatkan potensi cuaca buruk di kawasan taman nasional.
“Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, kunjungan ke Camping Ground Ranu Regulo ditutup total hingga batas waktu yang belum ditentukan,” demikian pernyataan resmi Balai Besar TNBTS.
BACA JUGA: Surga Tersembunyi di Filipina, Manami Resort Sajikan Hutan Tropis dan Laut Jernih
Penutupan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan pengunjung dari potensi bencana alam yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem.
Beberapa risiko yang diwaspadai di kawasan wisata alam tersebut antara lain hujan dengan intensitas tinggi, tanah longsor, pohon tumbang, serta angin kencang.
Kawasan Ranu Regulo sendiri merupakan salah satu destinasi populer di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang dikenal sebagai lokasi camping dan wisata alam dengan pemandangan danau di kaki Gunung Semeru.
Namun, kondisi cuaca yang tidak stabil dinilai berpotensi meningkatkan risiko keselamatan bagi wisatawan maupun pelaku jasa wisata di kawasan tersebut.
BACA JUGA: Pendakian Gunung Agung Ditutup Sementara 28 Maret–24 April 2026, Ini Alasannya
Balai Besar TNBTS juga memberikan kesempatan bagi pengunjung yang telah membeli tiket untuk melakukan penjadwalan ulang.
Pengunjung yang melakukan pembelian tiket melalui sistem booking online di bromotenggersemeru.id untuk periode 8 hingga 31 Maret 2026 dapat melakukan reschedule atau penjadwalan ulang kunjungan.
Mekanisme penjadwalan ulang tersebut akan diumumkan kembali setelah ada kepastian mengenai pembukaan kembali objek wisata Ranu Regulo.
Balai Besar TNBTS mengimbau masyarakat, pengunjung, serta pelaku jasa wisata untuk memahami kebijakan ini dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama.
Keputusan penutupan sementara ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan di kawasan wisata alam selama periode cuaca ekstrem berlangsung.
(mc/ril)






