
Sleeping Pad – Foto: Arei Outdoor Gear
Mounture.com — Saat akan melakukan pendakian gunung, persiapan peralatan menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Perlengkapan yang tepat akan sangat menentukan kenyamanan dan keselamatan selama berada di alam bebas. Namun sebelum membeli atau membawa perlengkapan, pendaki perlu memahami jenis-jenis peralatan tersebut agar tidak salah pilih.
Salah satu perlengkapan penting dalam daftar peralatan naik gunung adalah matras. Meski terlihat sederhana, matras memiliki banyak fungsi, mulai dari alas tidur di dalam tenda, alas duduk saat beristirahat, hingga membantu merapikan tas carrier agar tetap kokoh saat diisi perlengkapan.
Berikut ini beberapa jenis matras pendakian gunung yang perlu diketahui.
1. Matras Cacing
Matras cacing menjadi jenis yang paling umum digunakan para pendaki. Terbuat dari busa tipis berbahan karet, matras ini dikenal ringan dan memiliki harga yang terjangkau.
Selain digunakan sebagai alas tidur, matras cacing juga sering dimanfaatkan sebagai pelapis bagian dalam tas carrier. Fungsinya agar tas terlihat lebih rapi dan kokoh ketika diisi berbagai perlengkapan pendakian.
Kelebihan, antara lain harga ekonomis, tahan lama, dan multifungsi.
2. Matras Aluminium
Matras aluminium memiliki karakteristik tipis dan ringan, dengan lapisan aluminium foil di bagian luar. Meski tipis, matras ini mampu menginsulasi panas dengan baik sehingga membantu menjaga suhu tubuh tetap hangat saat cuaca dingin.
Dalam kondisi darurat, matras aluminium juga dapat digunakan sebagai emergency blanket, misalnya untuk membantu penanganan hipotermia.
Kelebihan yakni ringan dan praktis, mampu menjaga kehangatan, serta bisa digunakan untuk kondisi darurat.
BACA JUGA: Panduan Booking Online Gunung Merbabu 2026: Cara Daftar Akun, Cek Kuota, hingga Pembayaran BRIVA
3. Matras Lipat Portable
Matras jenis ini memiliki desain unik dengan sekat-sekat yang memungkinkan setiap bagiannya dilipat dan ditumpuk menjadi satu. Teksturnya berbentuk kotak-kotak menonjol yang memberikan sensasi pijatan ringan saat digunakan.
Model lipat membuatnya mudah disimpan dan tidak memakan banyak ruang di tas. Kelebihan berupa praktis dan mudah dilipat, nyaman digunakan, dan ringkas saat dibawa.
4. Matras Busa (Self Inflating)
Matras busa modern biasanya dilengkapi teknologi yang memungkinkan matras mengembang sendiri (self inflating). Jenis ini cukup ringkas karena dapat dilipat kecil saat tidak digunakan.
Matras busa cocok bagi pendaki yang mengutamakan kepraktisan tanpa harus memompa secara manual. Kelebihan antara lain mudah digunakan, ringkas dan efisien, serta lebih nyaman dibanding matras tipis.
5. Matras Angin (Sleeping Pad)
Matras angin atau sleeping pad menjadi salah satu favorit para pendaki saat ini. Permukaannya empuk sehingga memberikan kenyamanan maksimal saat tidur di dalam tenda.
Bobotnya sangat ringan dan bisa dilipat menjadi ukuran kecil. Cara penggunaannya pun cukup mudah, yaitu dengan mengisi udara ke dalam matras hingga mengembang.
Kelebihan yakni paling nyaman untuk tidur, ringan dan compact, serta cocok untuk pendakian jarak jauh.
(mc/ns)





