
Foto: kaltimprov.go.id
Mounture.com — Objek Wisata Alam Prevab di Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur, ditutup sementara untuk aktivitas kunjungan wisata mulai 15 Februari 2026.
Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem (recovery) agar alam memiliki waktu beristirahat tanpa gangguan aktivitas manusia.
Penutupan tersebut diumumkan secara resmi oleh Balai Taman Nasional Kutai melalui pengumuman bernomor PG.1/T.44/TU/B/KSA.04.01/01/2026 yang dikeluarkan di Bontang pada 26 Januari 2026.
Prevab dikenal sebagai salah satu kawasan wisata alam unggulan di Taman Nasional Kutai yang menawarkan pengalaman eksplorasi hutan hujan tropis Kalimantan, sekaligus menjadi habitat penting bagi berbagai flora dan fauna endemik.
Melalui penutupan sementara ini, pihak pengelola ingin memastikan proses alami dapat berjalan optimal. Tekanan dari aktivitas wisata, meskipun bersifat edukatif dan konservatif, tetap memerlukan jeda agar ekosistem dapat pulih secara menyeluruh.
Langkah ini sejalan dengan prinsip konservasi modern, di mana wisata alam berkelanjutan tidak hanya bicara soal akses, tetapi juga soal waktu istirahat bagi alam.
BACA JUGA: Gunung Sago, Pesona Gunung Purba di Kabupaten Lima Puluh Kota yang Kian Dilirik Pendaki
Balai Taman Nasional Kutai menyampaikan bahwa penutupan aktivitas wisata di Prevab berlaku hingga waktu yang belum ditentukan. Pembukaan kembali kawasan akan menyesuaikan hasil evaluasi kondisi ekosistem di lapangan.
Bagi para pegiat petualangan, pencinta alam, maupun fotografer satwa liar, kebijakan ini menjadi pengingat bahwa menjaga alam terkadang berarti memberi jarak.
Selama masa penutupan Prevab, pengunjung diimbau untuk memantau informasi resmi dari Balai Taman Nasional Kutai, mengalihkan rencana ke destinasi alam lain yang resmi dibuka, dan tetap menerapkan prinsip leave no trace di setiap aktivitas luar ruang.
Karena sejatinya, petualangan terbaik adalah yang meninggalkan jejak cerita, bukan kerusakan.
(mc/ril)





