Minat Wisata Kereta Panoramic Meningkat, KAI Catat 150 Ribu Pelanggan Sepanjang 2025

Kereta Panoramic

Foto: KAI

Mounture.com — Perjalanan kereta api kini semakin dimaknai sebagai bagian dari pengalaman wisata, bukan sekadar sarana transportasi antar kota. Masyarakat mulai menikmati perjalanan sebagai momen untuk bersantai, menikmati suasana, serta menyaksikan keindahan alam di sepanjang jalur rel. Tren tersebut tercermin dari meningkatnya minat terhadap Kereta Panoramic yang dikelola KAI Wisata.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sepanjang tahun 2025, jumlah pelanggan Kereta Panoramic mencapai 150.176 pelanggan, tumbuh 38,6 persen dibandingkan tahun 2024 yang melayani 108.337 pelanggan.

Pertumbuhan ini menegaskan bahwa perjalanan kereta api kian diminati sebagai bagian dari agenda wisata, terutama oleh masyarakat yang mengutamakan kenyamanan dan nilai pengalaman.

Kinerja positif tersebut juga terlihat pada Desember 2025, di mana sebanyak 16.632 pelanggan memilih layanan Kereta Panoramic. Angka ini menjadi capaian bulanan tertinggi sepanjang tahun, seiring meningkatnya aktivitas wisata masyarakat pada momentum libur akhir tahun.

BACA JUGA: Mendaki Gunung Bareng Rombongan? Ini 3 Hal Penting yang Wajib Dipersiapkan

Selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada periode 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, KAI Wisata mencatat 20.433 pelanggan menikmati berbagai layanan wisata kereta api, termasuk Panoramic, Priority, dan Imperial.

Capaian tersebut mencerminkan preferensi masyarakat terhadap layanan perjalanan yang menawarkan kenyamanan, keunikan, dan pengalaman berkesan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tren ini menandai perubahan cara pandang masyarakat dalam bepergian.

“Kereta Panoramic dirancang untuk menghadirkan sensasi perjalanan yang berbeda, di mana pelanggan dapat menikmati pemandangan alam secara lebih luas dan nyaman. Perjalanan kereta api kini tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata itu sendiri,” katanya melalui keterangan resmi, baru-baru ini.

BACA JUGA: KAI Daop 4 Semarang Catat 172 Barang Penumpang Tertinggal Selama Libur Nataru 2025/2026

Saat ini, layanan Kereta Panoramic tersedia pada sejumlah perjalanan unggulan, antara lain KA Argo Wilis Panoramic relasi Surabaya Gubeng–Gambir PP, KA Turangga Panoramic relasi Bandung–Surabaya Gubeng PP, KA Parahyangan Panoramic relasi Gambir–Bandung PP.

Kemudian KA Pangandaran Panoramic relasi Gambir–Banjar PP, KA Papandayan Panoramic relasi Gambir–Garut PP, serta KA Mutiara Timur Panoramic relasi Surabaya Pasar Turi–Ketapang PP.

Kereta Panoramic merupakan kereta panoramic pertama di Indonesia, hasil modifikasi kereta kelas eksekutif dengan sunroof otomatis dan kaca panoramic berukuran besar yang memungkinkan pelanggan menikmati lanskap alam sepanjang perjalanan.

Kereta Panoramic memiliki kapasitas 38 tempat duduk dan dilengkapi Dedicated Train Attendant, sajian makan dan minuman, hiburan film, serta layanan WiFi gratis.

Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkesan.

Keindahan jalur selatan Pulau Jawa menjadi daya tarik utama layanan ini. Panorama perbukitan, hamparan sawah, hingga lanskap alam khas daerah yang dilalui menghadirkan pengalaman visual yang membedakan perjalanan kereta api dari moda transportasi lainnya.

“Ke depan, KAI terus berkomitmen mengembangkan layanan perjalanan yang berorientasi pada customer experience, sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat serta penguatan pariwisata nasional melalui moda transportasi kereta api,” tutup Anne.

(mc/ril)