
Mounture.com — DJI, pemimpin global dalam teknologi drone dan solusi pengiriman udara, meluncurkan DJI FlyCart 100 (FC100), drone delivery generasi terbaru dengan peningkatan signifikan pada kapasitas angkut, jarak tempuh, efisiensi daya, dan keselamatan penerbangan.
DJI FlyCart 100 dirancang untuk menjawab kebutuhan pengiriman udara di sektor logistik, konstruksi, energi, perkebunan, hingga respons darurat, khususnya di area terpencil dan medan ekstrem.
Drone ini menawarkan kemampuan angkut hingga 100 kilogram, stabilitas tinggi di kondisi sulit, serta sistem sensor cerdas yang menetapkan standar baru di kelasnya.
Di Indonesia, peluncuran DJI FlyCart 100 dilakukan secara eksklusif melalui Halo Robotics, sebagai distributor resmi DJI Delivery.
BACA JUGA: 5 Tips Penting Membawa Kompor Portable saat Pendakian Gunung
DJI FlyCart 100 dirancang untuk operasi berat di medan kompleks seperti pegunungan, kawasan perairan, dan area industri terpencil. Menggunakan baling-baling carbon fiber 62 inci serta motor bertorsi besar, drone ini mampu membawa muatan 65 kg sejauh 12 km dalam konfigurasi baterai ganda.
Pada mode darurat single-battery, kapasitas angkut meningkat hingga 80 kg dengan jarak tempuh 6 km. Kapabilitas tersebut menjadikan FlyCart 100 sebagai salah satu drone pengiriman udara paling bertenaga di kelasnya.
FlyCart 100 dibekali Flagship Winch System generasi terbaru yang memungkinkan pengiriman tanpa perlu mendarat. Sistem ini sangat ideal untuk distribusi logistik di area yang sulit dijangkau.
Winch memiliki kabel sepanjang 30 meter dengan opsi pelepasan dan penarikan otomatis maupun manual, serta kecepatan retract hingga 1,2 meter per detik. Electric hook terintegrasi membantu proses loading dan unloading menjadi lebih cepat dan aman.
BACA JUGA: Penjualan Tiket Kereta Api Nataru 2025/2026 Tembus 1,52 Juta
Untuk menjamin keselamatan penerbangan, DJI FlyCart 100 dilengkapi Intelligent Safety System yang mencakup sensor LiDAR presisi tinggi, millimeter-wave radar dengan cakupan menyeluruh, serta penta-vision system untuk meningkatkan kesadaran situasional.
Drone ini juga dilengkapi parasut bawaan yang dapat diaktifkan dalam kondisi darurat dan mampu memperlambat laju turun hingga 7 m/s, guna mengurangi risiko terhadap personel dan aset di darat.
Dengan rating IP55, FlyCart 100 mampu beroperasi pada suhu -20°C hingga 40°C, menahan angin hingga 12 m/s, dan terbang di ketinggian maksimal 6.000 meter.
DJI FlyCart 100 menggunakan DB2160 Intelligent Battery 41Ah yang dapat terisi penuh hanya dalam 9 menit. Baterai ini mendukung pengisian super cepat menggunakan charger C12000 atau generator D14000iE, sehingga meningkatkan efisiensi operasional.
Fitur dual-battery hot-swapping memungkinkan penggantian baterai tanpa mematikan drone. Selain itu, DJI menyediakan Battery Incubator untuk menjaga performa baterai di suhu rendah.
DJI turut menghadirkan DJI Delivery App untuk mempermudah pengoperasian FlyCart 100. Aplikasi ini mendukung fitur A–B Route Operation Mode, tampilan AR Display, serta pemantauan status penerbangan dan pengiriman secara real-time.
Sementara itu, DJI DeliveryHub berfungsi sebagai platform terpusat untuk manajemen pengiriman udara, mulai dari perencanaan rute, pemantauan operasional, manajemen tim, hingga analisis data. FlyCart 100 juga mendukung integrasi payload pihak ketiga melalui PSDK.
(mc/ril)






