KAI Ajak Pelanggan Jaga Etika demi Kenyamanan Perjalanan Kereta Api

Penumpang Kereta

Foto: KAI

Mounture.com — Aroma kopi dan teh hangat dari kereta makan, deru lokomotif yang siap melaju, serta senyum petugas yang menyambut penumpang menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman bepergian dengan kereta api.

Bukan hanya soal jarak dan waktu tempuh, perjalanan kereta juga menghadirkan ruang bersama yang mengajarkan pentingnya saling menghormati antarpenumpang.

KAI mengajak seluruh pelanggan untuk menjaga etika selama perjalanan, dimulai dari hal-hal sederhana. Beberapa di antaranya adalah menjaga kebersihan, menata barang bawaan agar tidak menghalangi lorong, serta menggunakan headset saat mendengarkan musik atau menonton konten hiburan.

Selain itu, pelanggan diimbau untuk berbicara dengan volume wajar demi menjaga ketenangan di dalam kereta. Bagi pelanggan yang kurang sehat, menggunakan masker merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri sekaligus penghormatan kepada penumpang lain.

Untuk pelanggan yang membawa bekal, KAI juga menyarankan memilih makanan dengan aroma ringan agar tidak mengganggu kenyamanan sekitar. Sementara itu, tidak mengambil foto atau video tanpa izin menjadi langkah penting dalam menjaga privasi sesama penumpang.

BACA JUGA: Pelanggan KAI Group Tembus 456 Juta hingga November 2025, Naik 8,2 Persen

Di setiap perjalanan, petugas KAI di stasiun maupun di atas kereta hadir bukan hanya untuk memastikan ketertiban, tetapi juga untuk mendampingi pelanggan menikmati pengalaman perjalanan terbaik.

Mulai dari sapaan ramah saat boarding, bantuan menata tempat duduk, hingga layanan dari kereta makan KAI Services, seluruhnya mencerminkan semangat “Semakin Melayani” yang diusung KAI Group.

Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), KAI memastikan telah menyiapkan sarana, prasarana, serta petugas terbaik agar perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman.

Karena pada akhirnya, kenyamanan perjalanan kereta api bukan semata tanggung jawab penyedia layanan, melainkan juga hasil dari sikap setiap penumpang yang memilih untuk berbagi ruang dengan saling menghormati dan penuh empati.

“Kenyamanan perjalanan berawal dari rasa saling menghormati. Saat kita antre dengan tertib, berbicara sopan, atau memberi ruang kepada pelanggan lain, suasana di dalam kereta menjadi lebih hangat dan bersahabat,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.

(mc/ril)