Tersesat di Hutan? Ini 4 Rahasia Bertahan Hidup Hanya dengan Jam Tangan!

Ilustrasi penggunaan jam tangan – Foto: Mounture.com/Luchito Sangsoko

Mounture.com — Kondisi darurat saat mendaki gunung atau menjelajah alam bebas bisa menimpa siapa saja. Dalam situasi survival, kreativitas memanfaatkan barang bawaan adalah kunci keselamatan. Salah satu alat yang sering dianggap remeh namun sangat vital adalah jam tangan.

Bukan sekadar penunjuk waktu, jam tangan analog Anda bisa menjadi alat multifungsi yang menyelamatkan nyawa. Berikut adalah 4 kiat bertahan hidup di alam bebas menggunakan jam tangan:

1. Menentukan Arah Mata Angin (Kompas Darurat)

Jika Anda kehilangan arah dan tidak membawa kompas, jam tangan analog adalah solusinya. Metode ini memanfaatkan posisi matahari untuk menentukan koordinat utara dan selatan.

– Belahan Bumi Utara: Letakkan jam mendatar, arahkan jarum jam ke posisi matahari. Titik tengah antara jarum jam dan angka 12 adalah arah Selatan.

– Belahan Bumi Selatan (Termasuk Indonesia): Arahkan angka 12 pada jam ke posisi matahari. Titik tengah antara angka 12 dan jarum jam adalah arah Utara.

Catatan: Metode ini paling akurat dilakukan pada siang hari saat matahari terlihat jelas.

2. Menyalakan Api Tanpa Korek

Api adalah elemen krusial untuk kehangatan dan memasak. Jika jam tangan Anda memiliki kaca berbentuk lensa cembung, Anda bisa menggunakannya sebagai penyulut api.

– Bongkar kaca jam tangan dan bersihkan dari debu.

– Posisikan lensa di bawah sinar matahari dan fokuskan titik cahaya ke tumpukan bahan mudah terbakar (tinder).

– Tahan selama beberapa detik hingga muncul asap dan bara.

BACA JUGA: Gunung Halau-halau: Puncak Tertinggi Meratus dengan Jalur Ekstrem dan Nuansa Sakral

3. Mengirim Sinyal Darurat (Reflektor)

Menarik perhatian tim penyelamat atau pesawat yang melintas sangat penting agar cepat ditemukan. Bagian belakang jam tangan yang terbuat dari logam stainless steel dapat berfungsi sebagai cermin darurat.

Gosok bagian belakang jam hingga mengkilap, lalu pantulkan cahaya matahari ke arah yang diinginkan. Jika Anda memahami Kode Morse, Anda bisa menggerakkan pantulan cahaya tersebut untuk mengirim pesan “SOS”.

4. Mengasah Pisau Survival

Pisau yang tumpul akan menyulitkan pekerjaan di alam bebas. Jika jam tangan Anda menggunakan tali kulit (leather strap), Anda bisa melakukan teknik stroping.

Tali kulit memiliki tekstur mikro yang mampu merapikan mata pisau. Caranya, lepas tali jam, kaitkan satu ujungnya, tarik hingga tegang, lalu asah mata pisau secara perlahan dengan gerakan satu arah.

(mc/pd)