
Ilustrasi ngecamp di gunung (Mounture.com/Rangga)
Mounture.com — Ngecamp atau mendirikan tenda merupakan momen di mana pendaki bisa melakukan istirahat untuk melanjutkan perjalanan di keesokan harinya. Namun, terkadang saat melakukan camp ada saja gangguan yang akan menghampiri, salah satunya ialah hewan liar.
Hewan liar memang kerap kali ‘berkunjung’ ke lokasi camp para pendaki, biasanya mereka datang untuk mencari makan atau hanya sekedar melintasi area camp pendaki tersebut. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa cara mencegah gangguan hewan liar saat melakukan camp di gunung.
1. Jangan ganggu hewan liar
Alam bebas merupakan habitat dari hewan liar, maka dari itu pendaki diharapkan untuk tidak mengganggu hewan-hewan liar. Adapun gangguan yang seringkali membuat hewan terganggu adalah kebisingan yang ditimbulkan oleh pendaki itu sendiri, seperti menyalakan speaker portable, teriak-teriak dan lainnya.
2. Jangan dirikan tenda di malam hari
Perkirakan waktu perjalanan dengan matang agar bisa mendirikan tenda sebelum hari menjadi gelap. Bukan hanya sulit, mendirikan tenda pada malam hari juga bisa mengundang rasa penasaran hewan liar yang hidup setelah matahari terbenam.
3. Pilih lokasi mendirikan tenda yang tepat
Pastikan mendirikan tenda di lokasi yang telah ditentukan oleh pihak pengelola, atau cari lokasi yang aman dan tidak menindih rerumputan. Selain itu, jauhkan lokasi tenda dari sumber air karena biasanya hewan akan mencari minum di lokasi tersebut.
4. Jangan tinggalkan sisa makanan
Pastikan kondisi tenda sebelum bergegas tidur untuk bersih dari sisa-sisa makanan. Lakukan pembersihan sisa makanan dengan memasukkan ke kantong sampah dan ikat.
5. Simpan segala peralatan di dalam tenda
Sebelum tidur, lakukan pembenahan di sekitar tenda dengan memasukkan semua barang-barang yang ada ke dalam tenda atau tutup dengan menggunakan plastik besar. Pastikan juga tidak ada sisa makanan atau apapun yang berbau tercecer di sekitar tenda. (MC/PC)