6 Tips Aman dan Menyenangkan Mendaki Gunung Bersama Anak

Mendaki Bareng Anak

Mounture.com — Mendaki gunung bersama anak bisa menjadi pengalaman berharga yang membangun kedekatan keluarga sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap alam sejak dini. Namun, agar kegiatan ini tetap aman, nyaman, dan menyenangkan, orang tua perlu melakukan persiapan yang matang.

Mulai dari menyiapkan perlengkapan yang tepat, menjaga asupan makanan dan minuman, hingga memilih jalur pendakian yang sesuai, semua berperan penting dalam menciptakan pengalaman hiking yang positif.

Berikut enam tips mendaki gunung bersama anak agar tetap aman dan bahagia di alam bebas.

1. Gunakan Perlengkapan yang Tepat

Perlengkapan yang nyaman akan membuat anak lebih menikmati pendakian. Pastikan anak menggunakan sepatu yang pas dan nyaman, serta pakaian yang memiliki sirkulasi udara yang baik, menyerap keringat, dan sesuai dengan cuaca.

Jika anak membawa ransel sendiri, perhatikan bobotnya. Idealnya, berat tas anak tidak lebih dari 15 persen dari berat badan mereka. Selain itu, orang tua wajib membawa kotak P3K untuk mengantisipasi kondisi darurat selama perjalanan.

2. Sediakan Air Minum dan Camilan yang Cukup

Menjaga anak tetap terhidrasi dan kenyang adalah kunci agar pendakian bebas rewel. Bawalah air minum dalam jumlah cukup serta camilan berkalori tinggi dan kaya protein.

Beberapa pilihan camilan praktis antara lain trail mix, biskuit, buah kering, atau camilan favorit anak seperti permen cokelat dan gummy. Anak yang berenergi akan lebih semangat menikmati jalur pendakian.

BACA JUGA: Ide Liburan Outdoor Akhir Pekan: 7 Aktivitas Seru Lepas Penat Tanpa Ribet

3. Seimbangkan Kebebasan dan Batasan

Pendakian adalah momen tepat untuk mengajarkan aturan dan batasan. Biarkan anak bereksplorasi, namun tetap tekankan aturan keselamatan seperti tetap berada di jalur, tidak berlari terlalu jauh, dan selalu dalam pengawasan.

Gunakan waktu di alam untuk membahas rencana darurat, misalnya apa yang harus dilakukan jika terpisah atau ada yang cedera. Jangan lupa untuk sering beristirahat agar anak tetap segar.

4. Manfaatkan Pendakian sebagai Sarana Edukasi

Hiking bukan hanya soal berjalan, tetapi juga kesempatan belajar. Ajak anak mengenal tumbuhan, satwa, dan ekosistem alam yang ditemui di sepanjang jalur.

Selain itu, tanamkan prinsip leave no trace sesuai usia anak, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kelestarian alam.

BACA JUGA: Jangan Pakai Celana Jeans saat Mendaki Gunung, Ini Alasan Medis dan Keselamatannya

5. Pilih Jalur Pendakian yang Ramah Anak

Pemilihan jalur sangat menentukan pengalaman mendaki bersama anak. Pilihlah jalur yang jelas, aman, dan ramah keluarga, dengan tingkat kesulitan yang sesuai usia dan kemampuan anak.

Sebelum berangkat, cari tahu panjang jalur, perubahan elevasi, dan medan pendakian. Jangan ragu untuk berbalik arah jika kondisi tidak memungkinkan. Pendakian terbaik bersama anak sering kali justru yang singkat, santai, dan penuh eksplorasi.

6. Selalu Periksa Prakiraan Cuaca

Cuaca menjadi faktor krusial dalam keselamatan pendakian. Selalu cek prakiraan cuaca sebelum berangkat dan siapkan perlengkapan tambahan seperti jaket, pelindung matahari, dan pakaian cadangan.

Perubahan cuaca mendadak dapat berbahaya, terutama bagi anak-anak. Jika terdapat potensi hujan lebat, suhu ekstrem, atau kondisi cuaca buruk lainnya, pertimbangkan untuk menunda atau mengubah rencana.

(mc/ns)