
Foto: Kabarin.co
Mounture.com — Indonesia dikenal sebagai negara dengan deretan gunung api aktif di daratan. Namun, tak banyak yang tahu bahwa Indonesia juga memiliki gunung api bawah laut yang masih aktif, salah satunya adalah Gunung Mahangetang atau Banua Wuhu yang terletak di sisi barat daya Pulau Mahengetang, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Gunung Banua Wuhu, sebutan yang digunakan masyarakat setempat, merupakan gunung vulkanik bawah laut aktif. Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), gunung ini memiliki sejumlah keunikan yang jarang ditemui di lokasi lain.
Salah satu fenomena menarik adalah puncak gunung yang dapat muncul ke permukaan laut saat air surut. Kondisi ini menjadikan Banua Wuhu sebagai salah satu gunung api bawah laut paling dangkal di dunia.
BACA JUGA: Jangan Pakai Celana Jeans saat Mendaki Gunung, Ini Alasan Medis dan Keselamatannya
Selain keunikannya secara geologis, kawasan Gunung Banua Wuhu juga dikenal sebagai spot diving ekstrem. Suhu air laut di sekitar gunung ini berkisar antara 37 hingga 38 derajat Celsius, jauh lebih hangat dibanding perairan normal.
Penyelam dapat menyaksikan secara langsung aktivitas vulkanik bawah laut, seperti gelembung-gelembung gas panas yang muncul terus-menerus dari dasar laut, menyerupai barisan tanpa henti.
Menurut Global Volcanism Program dari Museum Nasional Sejarah Alam Smithsonian, Amerika Serikat, puncak Gunung Banua Wuhu berada sekitar 5–8 meter di bawah permukaan laut, dengan ketinggian mencapai sekitar 400 meter dari dasar laut.
Menariknya, aktivitas vulkanik ini justru berdampingan dengan ekosistem laut yang sehat. Koloni terumbu karang tumbuh rapat dan subur pada kedalaman 10 hingga 20 meter, bahkan di beberapa titik terlihat gelembung vulkanik keluar dari sela-sela terumbu karang.
Fenomena ini menjadikan Banua Wuhu sebagai laboratorium alam yang penting untuk studi vulkanologi dan biologi laut.
BACA JUGA: Legenda Batu Lingga Gunung Ciremai, Jejak Sunan Gunung Jati di Ketinggian 2.200 Mdpl
Bagi wisatawan atau penyelam yang ingin menikmati keunikan Gunung Banua Wuhu, disarankan untuk:
– Menggunakan peralatan keselamatan lengkap
– Memiliki pendamping atau pemandu profesional
– Menghindari kontak langsung dengan gelembung atau lubang keluarnya gas panas
Langkah ini penting mengingat suhu tinggi dan potensi risiko dari aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.
(mc/pd)






