Fairatmos Jalin Kolaborasi untuk Pelestarian Hutan

  • 12 June 2023 07:06

Mounture.com — Fairatmos menandatangani nota kesepahaman dengan organisasi lingkungan Borneo Nature Foundation (BNF) dan Mandala Katalika (Manka) untuk berkolaborasi dalam penelusuran peluang pelestarian hutan sebagai bentuk usaha pengurangan emisi gas rumah kaca.

CEO dan Founder Fairatmos, Natalia Rialucky menjelaskan, pihaknya di Fairatmos percaya bahwa teknologi dapat berkontribusi besar dalam usaha pelestarian lingkungan.

“Kolaborasi dengan BNF dan Manka akan membuka banyak peluang baru dalam usaha demokratisasi pengurangan emisi gas rumah kaca yang Fairatmos lakukan melalui teknologi iklim terkini,” ujarnya melalui keterangan resmi, belum lama ini.

BACA JUGA:

Pelepasliaran Harimau Sumatera di Hutan Lindung Sangir

Rekomendasi Destinasi Wisata Keluarga di Indonesia

Pada kesempatan sama, Ketua Yayasan BNF dan Chairman dan Director Manka Juliarta Ottay, menjelaskan bahwa BNF adalah lembaga pegiat konservasi dengan core interest untuk melestarikan biodiversitas demi kemanfaatannya jangka panjang.

Menurutnya, kesejahteraan masyarakat sekitar hutan adalah impian kita bersama untuk menjadi rekan kerja dalam membangun alam yang baik. Kemandirian dalam kemampuan mengelola hutannya sendiri bagi masyarakat sekitar hutan bukan hal yang mudah, jasa lingkungan memberikan potensi itu, namun sebagai sebuah instrumen pendanaan yang baru, masih sulit di akses.

“Eksplorasi dengan Fairatmos membantu BNF untuk mengkaji lebih dalam opsi-opsinya. Semoga bisa menjadi kabar yang baik yang bisa kami bawa ke rekan-rekan kami nantinya,” tutur dia.

Dibentuk pada 2022, Fairatmos telah berjejaring dengan lebih dari 100 perusahaan dan komunitas dalam usaha pengurangan emisi gas rumah kaca di Indonesia. Melalui teknologi AtmosCheck, AtmosWatch, dan AtmosFund, Fairatmos memiliki misi untuk menjembatani ragam inisiatif pengurangan emisi gas rumah kaca ke masyarakat luas. (MC/RIL)