Pelabuhan Gili Mas Lombok Catat Tren Positif Kunjungan Kapal Pesiar hingga 2026

Pelabuhan Gili Mas Lombok

Mounture.com — PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola terminal nonpetikemas, mencatat tren pertumbuhan positif kunjungan kapal pesiar internasional di Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pada 2026, Pelabuhan Gili Mas dijadwalkan melayani 25 kapal pesiar, meningkat dibandingkan 24 kapal pada 2025 dan 22 kapal pada 2024.

Dari sisi jumlah penumpang, pertumbuhan juga menunjukkan lonjakan signifikan, dari sekitar 70 ribu wisatawan pada 2024, meningkat menjadi 85 ribu wisatawan pada 2025, dan diproyeksikan terus bertambah pada 2026.

“Tren kunjungan kapal pesiar di Pelabuhan Gili Mas menunjukkan pertumbuhan yang positif, baik dari jumlah kapal maupun wisatawan yang datang,” ujar Branch Manager Pelindo Multi Terminal Lembar, Kunto Wibisono melalui keterangan resmi, baru-baru ini.

BACA JUGA: Capaian Sektor Kepariwisataan 2025: Pariwisata Indonesia Tumbuh Signifikan

Pada awal tahun ini, Ovation of the Seas, kapal pesiar milik Royal Caribbean yang dikenal sebagai salah satu kapal pesiar terbesar di dunia dengan panjang 348 meter, bersandar di Pelabuhan Gili Mas pada Jumat (2/1). Kapal tersebut membawa 4.684 wisatawan dan 1.200 kru.

Kedatangan Ovation of the Seas disambut meriah dengan pertunjukan Gendang Beleq, musik tradisional suku Sasak, hasil kolaborasi antara Pemprov NTB, Dinas Pariwisata, dan pelaku perjalanan wisata.

Kapal ini singgah di Gili Mas setelah berlayar dari Celukan Bawang dan Benoa, sebelum melanjutkan pelayaran ke Singapura. Lama sandar mencapai sekitar 13 jam, dari pukul 07.00 hingga 23.00 WITA.

Pelabuhan Gili Mas saat ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk NTB Mall yang difasilitasi oleh Pemprov NTB. Selain itu, pelaku UMKM di Lombok Barat juga diberikan ruang untuk berjualan melalui stan khusus di kawasan terminal, sehingga wisatawan dapat langsung berinteraksi dengan produk lokal.

“Fasilitas Pelabuhan Gili Mas sudah memadai untuk melayani kapal pesiar berukuran besar. Kami berharap kehadiran kapal pesiar ini dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi di NTB,” terang Kunto.

Wisatawan kapal pesiar tersebut didominasi berasal dari Eropa, Australia, India, dan Asia. Selama singgah, para penumpang mengunjungi berbagai destinasi unggulan di Lombok, seperti Senggigi, Tiga Gili, museum di Kota Mataram, Sekotong, hingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

BACA JUGA: Jalur Singolangu Gunung Lawu: Jalur Klasik Bersejarah dengan Panorama Magetan–Sarangan

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyambut baik kedatangan ribuan wisatawan mancanegara tersebut. Ia menilai kunjungan kapal pesiar internasional menjadi momentum penting bagi Lombok untuk semakin dikenal dunia.

“Kehadiran kapal pesiar internasional merupakan momentum bagi Lombok untuk membuka diri ke dunia. Pelabuhan Gili Mas adalah salah satu pintu Lombok ke dunia. Kami berharap kunjungan ini memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya sektor pariwisata, UMKM, transportasi, dan jasa lainnya di NTB,” ujar Iqbal.

(mc/ril)