
Ilustrasi – Mounture.com/Fian
Mounture.com — Melakukan petualangan seperti mendaki ke gunung membutuhkan waktu perjalanan yang cukup lama. Untuk itu, memperhitungkan estimasi waktu pendakian diperlukan untuk mengatur ritme jalan hingga logistik yang dibutuhkan saat pendakian.
Terkadang estimasi waktu pendakian bisa sesuai, namun dapat juga berbeda. Untuk melakukan perhitungan waktu tempuh sangat diperlukan agar semua yang telah dipersiapkan tidak meleset jauh.
Adapun memperhitungkan waktu pendakian merupakan salah satu kemampuan untuk merencanakan perjalanan yang lebih baik, meningkatkan peluang mencapai tujuan dengan aman, hingga bisa menikmati perjalanan dengan maksimal.
Untuk menentukan perkiraan waktu tempuh perjalanan saat pendakian, pendaki bisa menggunakan metode Naismith’s Rule, yakni rumus yang digunakan menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu rute dengan berjalan kaki.
BACA JUGA:
Catat! Ini Perlengkapan yang Harus Dibawa untuk Pendakian Tektok
Teknik Bertahan di Cuaca Dingin saat Pendakian
Metode ini pertama kali ditemukan oleh pendaki gunung sekaligus pemandu asal Skotlandia, William Naismith pada tahun 1982.
Dalam metode itu disebutkan bahwa kecepatan rata-rata orang berjalan di medan yang datar adalah 5 kilometer per jam. Sementara setiap kenaikan elevasi per 300 meter ditambah 30 menit.
Namun, dalam penghitungan menggunakan metode Naismith’s Rule ini dengan catatan di antaranya aturan tersebut belum menentukan variabel lain di luar aktivitas berjalan kaki, seperti beristirahat, menikmati pemandangan, hingga memeriksa jalur dan lainnya.
Kemudian, metode ini melakukan perhitungan dengan asumsi seorang petualang memiliki tingkat kebugaran dan kekuatan fisik yang prima sehingga angka 5 kilometer per jam merupakan angka rata-rata untuk kebugaran yang prima.
Kendati demikian, ada aturan pembaruan dari metode Naismith’s Rule ini, di mana penulis jurnal Mountaincraft and Leadership, Eric Langmuir melakukan pembaruan berupa mengurangi kecepatan dasar menjadi 4 kilometer per jam.
Lalu, pada turunan yang landai antara 5-12 derajat, kurangi 10 menit untuk setiap 300 meter, dan pada turunan yang lebih curam 12 derajat atau lebih, ditambahkan 10 menit per 300 meter.
(mc/ril)