
Foto: Instagram/@yanggueliat
Mounture.com — Gunung Inerie menjadi salah satu ikon alam paling dikenal di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Gunung berapi ini berada di Kabupaten Ngada, Bajawa, dan kerap menarik perhatian wisatawan berkat bentuknya yang simetris serta lanskap alam yang memukau.
Nama Gunung Inerie sendiri memiliki makna yang indah. Kata “Ine” berarti ibu, sementara “Rie” berarti cantik. Jika digabungkan, Gunung Inerie dapat dimaknai sebagai “ibu yang cantik”, sebuah sebutan yang terasa selaras dengan keanggunan gunung ini saat dipandang dari kejauhan.
Dengan ketinggian 2.245 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Inerie memang tidak setinggi gunung-gunung besar lainnya di Indonesia.
Meski begitu, pesonanya justru terletak pada siluetnya yang tegas dan pemandangan alam sekitarnya yang masih alami. Gunung ini tercatat masih cukup aktif dan terakhir mengalami erupsi pada tahun 1970.
BACA JUGA: Glamping dengan View Gunung Tertinggi Jawa Barat di Ciremai Land
Salah satu daya tarik utama Gunung Inerie adalah keberadaan Kampung Adat Bena di kaki gunung. Desa adat ini sudah sangat dikenal, bahkan menjadi destinasi wajib bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Bajawa.
Kampung Bena menawarkan perpaduan antara budaya lokal yang masih terjaga dengan latar belakang megah Gunung Inerie. Deretan rumah adat, batu-batu megalitikum, serta tradisi masyarakat setempat menciptakan pengalaman wisata budaya yang autentik dan berkesan.
Tak jauh dari Kampung Adat Bena, terdapat satu lokasi lain yang tak kalah menarik untuk disinggahi, yakni Panorama Manulalu. Tempat ini menjadi salah satu spot favorit untuk menikmati pemandangan Gunung Inerie dari sudut yang berbeda.
BACA JUGA: Legenda Sangkuriang dan Pesona Tangkuban Parahu yang Tak Pernah Sepi
Dari Panorama Manulalu, pengunjung dapat melihat Gunung Inerie berdiri anggun dengan latar langit Flores yang luas. Lokasi ini cocok untuk bersantai sejenak, menikmati udara sejuk, hingga mengabadikan momen matahari terbit atau senja dengan latar gunung yang ikonik.
Bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi keindahan alam Bajawa secara lebih lengkap, menyempatkan diri berkunjung ke Panorama Manulalu bisa menjadi pelengkap perjalanan setelah menjelajahi Kampung Adat Bena.
Gunung Inerie bukan sekadar gunung berapi, tetapi juga simbol keindahan alam dan kekayaan budaya Flores. Perpaduan lanskap pegunungan, desa adat, serta spot panorama alam di sekitarnya menjadikan kawasan ini sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata yang utuh.
Tak heran jika Gunung Inerie terus menjadi magnet bagi para pencinta alam, fotografer, hingga wisatawan yang ingin menikmati sisi autentik Flores dengan nuansa yang tenang dan memikat.
(mc/ril)






