
Potret Desa Sembungan – Foto: Instagram/@abelmarufi
Mounture.com — Desa Sembungan merupakan salah satu destinasi wisata unik di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Desa ini dikenal sebagai desa tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian sekitar 2.306 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Karena posisinya yang berada di dataran tinggi, Desa Sembungan sering dijuluki sebagai “negeri di atas awan” oleh para wisatawan. Desa ini juga menjadi titik awal menuju beberapa destinasi populer di kawasan Dieng.
Nama Sembungan dipercaya berasal dari tanaman sembung (Blumea balsamifera) yang dahulu banyak tumbuh di wilayah ini. Tanaman tersebut merupakan tanaman herbal yang dikenal memiliki berbagai manfaat tradisional.
Seiring waktu, keberadaan pohon sembung menjadi identitas desa hingga akhirnya nama Sembungan digunakan sebagai nama resmi desa.
BACA JUGA: Estimasi Waktu Pendakian Gunung Gede via Putri, Jalur Singkat Menuju Surya Kencana
Desa Wisata Sembungan berada sekitar 7 kilometer dari pusat wisata Dieng. Desa ini juga dikenal sebagai ujung aspal di kawasan dataran tinggi tersebut.
Meski berada di wilayah pegunungan, akses menuju desa ini relatif mudah karena kondisi jalan yang sudah cukup baik dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sepanjang perjalanan menuju desa ini, wisatawan akan disuguhi pemandangan pegunungan, udara sejuk, serta lanskap pedesaan yang masih asri.
Selain terkenal sebagai desa tertinggi di Pulau Jawa, Desa Sembungan juga memiliki beberapa destinasi wisata alam yang populer di kalangan wisatawan dan pendaki.
Beberapa di antaranya yaitu:
1. Bukit Sikunir
Bukit Sikunir merupakan spot favorit untuk menikmati Golden Sunrise Dieng. Dari puncak bukit ini, pengunjung dapat melihat panorama matahari terbit dengan latar pegunungan yang memukau.
2. Telaga Cebong
Di tengah desa terdapat Telaga Cebong, sebuah telaga alami yang juga menjadi area camping favorit wisatawan.
3. Gunung Pakuwojo
Bagi pecinta pendakian, Gunung Pakuwojo menjadi alternatif gunung dengan jalur yang relatif singkat namun menyajikan panorama Dieng dari ketinggian.
4. Curug Sikarim
Wisatawan juga dapat mengunjungi Curug Sikarim, air terjun yang memiliki pemandangan indah dengan latar Gunung Sikunir.
BACA JUGA: Jalur Gunung Prau via Ngelak: Lebih Ekstrem dari Patak Banteng
Karena berada di ketinggian lebih dari 2.000 mdpl, suhu di Desa Sembungan cukup dingin, terutama pada musim kemarau antara Juni hingga Agustus.
Pada periode tersebut, suhu udara di malam hari bisa turun cukup drastis. Meski demikian, keramahan masyarakat setempat menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.
Dengan suasana desa yang masih alami, udara yang sejuk, serta berbagai destinasi wisata alam di sekitarnya, Desa Wisata Sembungan menjadi salah satu tujuan favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Dataran Tinggi Dieng.
(mc/pd)






