
Gunung Sumbing via Gajah Mungkur – Foto: Instagram/@isyaraa_tya
Mounture.com — Pendakian Gunung Sumbing via Gajah Mungkur, Wonosobo, Jawa Tengah, akan ditutup sementara mulai 15 Februari hingga 31 Maret 2026.
Penutupan ini dilakukan oleh pengelola Basecamp Gajah Mungkur dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H sekaligus mendukung upaya perbaikan ekosistem kawasan Gunung Sumbing.
Informasi tersebut disampaikan secara resmi melalui Surat Edaran Basecamp Pendakian Gunung Sumbing via Gajah Mungkur Nomor 020/BC.GM/I/2026 yang diterbitkan pada 15 Januari 2026.
Dalam surat tersebut, pengelola menyatakan bahwa seluruh kegiatan pendakian Gunung Sumbing via Gajah Mungkur dinyatakan ditutup sementara selama periode tersebut.
BACA JUGA: Gunung Underrated di Indonesia: Indah dan Menantang, tapi Masih Jarang Dijamah Pendaki
Ketua Basecamp Pendakian Gunung Sumbing via Gajah Mungkur, Hasim Wicaksana, menjelaskan bahwa penutupan jalur pendakian ini merupakan hasil rapat koordinasi pengelola basecamp yang berlokasi di Dusun Lamuk, Desa Lamuk, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo.
“Penutupan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan Ramadhan sekaligus memberi waktu bagi alam untuk memulihkan ekosistem di jalur pendakian Gunung Sumbing via Gajah Mungkur,” demikian isi pemberitahuan resmi yang disampaikan pengelola.
Pendakian Gunung Sumbing via Gajah Mungkur akan dibuka kembali pada 1 April 2026. Pengelola basecamp mengimbau seluruh calon pendaki dan pihak terkait untuk memperhatikan jadwal penutupan ini serta tidak melakukan aktivitas pendakian selama masa penutupan demi keselamatan dan kelestarian lingkungan.
“Informasi penutupan ini juga diharapkan dapat disebarluaskan kepada komunitas pendaki dan masyarakat umum agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan,” tutup Hasim.
(mc/ril)






