
Foto: Google Earth
Mounture.com — Pegunungan Sanggabuana, yang membentang di wilayah Jawa Barat, kini berada dalam kondisi mengkhawatirkan dan berpotensi memasuki status darurat bencana.
Jika kerusakan lingkungan tidak segera dicegah dan fungsi hutan tidak dipulihkan, kawasan ini terancam mengalami banjir dan longsor, sebagaimana yang terjadi di sejumlah daerah di Sumatera pada akhir tahun ini.
Dikutip dari akun instagram @gunungsanggabuana, dijelaskan bahwa pegunungan Sanggabuana merupakan kawasan penyangga ekologis penting yang memengaruhi keberlangsungan hidup masyarakat di empat Kabupaten, yaitu Karawang, Purwakarta, Bogor, dan Cianjur.
Keempat wilayah ini bergantung pada stabilitas lingkungan Sanggabuana yang berfungsi sebagai daerah resapan air, pengatur iklim mikro, dan penahan erosi.
BACA JUGA: Tren Pariwisata Indonesia 2026: Autentik, Berkelanjutan, dan Didukung Teknologi
Kawasan yang paling dekat dan paling rentan terdampak berada di kecamatan sekitar pegunungan tersebut, antara lain Pangkalan, Tegalwaru, Sukasari, Cigunungherang, dan Tanjungsari. Jika kerusakan terus berlangsung, pemukiman warga di wilayah tersebut berpotensi terkena bencana hidrometeorologi dalam skala besar.
Salah satu faktor utama meningkatnya risiko bencana adalah alih fungsi lahan yang masih masif dilakukan oleh oknum masyarakat.
Aktivitas penebangan tegakan hutan untuk membuka lahan perkebunan maupun pertanian terus terjadi, mengakibatkan hilangnya tutupan hutan yang berperan penting dalam menjaga kestabilan tanah dan menahan debit air.
Minimnya pengawasan dan lemahnya edukasi konservasi membuat tekanan terhadap kawasan Sanggabuana semakin berat. Tanpa tindakan mitigasi cepat, bukan tidak mungkin banjir bandang dan longsor dapat mengancam ribuan warga di empat kabupaten tersebut.
BACA JUGA: Daftar Obat-Obatan Wajib Dibawa saat Liburan Outdoor untuk Antisipasi Darurat
Para pemerhati lingkungan menegaskan bahwa pemerintah daerah dan masyarakat harus segera melakukan langkah konkret, mulai dari penghentian alih fungsi lahan ilegal, rehabilitasi hutan, peningkatan patroli, hingga penguatan sistem peringatan dini bencana.
Pegunungan Sanggabuana merupakan benteng ekologis yang harus dijaga agar tidak terjadi bencana besar yang bisa merugikan banyak pihak.
(mc/ril)






