Nilai Investasi Pembangunan Borobudur Highland Diproyeksi Rp1,5 Triliun

  • 25 June 2021 07:05

Mounture.com — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan rapat koordinasi untuk membahas pembangunan kawasan pariwisata Borobudur Highland.

Adapun pembangunan kawasan pariwisata tersebut diproyeksi bernilai investasi sebesar Rp1,5 triliun, sedangkan untuk nilai infrastruktur dasar diproyeksi sebesar Rp350 triliun.

Borobudur Highland terletak di perbukitan Menoreh, perbatasan antara Kabupaten Kulon Progo, Provinsi D.I. Yogyakarta dengan Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Magelang di Provinsi Jawa Tengah. Kawasan tersebut memiliki luas wilayah kurang lebih 309 hektare.

Terdiri dari luas lahan 50 hektare akan bersertifikat HPL (Hak Pengelolaan). Sementara, luas lahan 259 hektare dikelola dalam bentuk kerja sama antara Badan Otorita Borobudur (BOB) dengan Perhutani, dengan prinsip Single destination, single manajemen.

Borobudur Highland mengusung tema cultural adventure eco-tourism, memberikan ruang bagi wisatawan yang datang untuk bersantai, menghirup udara segar di alam yang asri dan indah, serta melepas lelah dan penat dari hiruk-pikuk aktivitas perkotaan.

Menparekraf Sandiaga Uno, mengatakan percepatan pembangunan Borobudur Highland meliputi rencana pembangunan jalan untuk memudahkan akses menuju Borobudur Highland. Di mana pembangunan jalan akan dilakukan oleh Kementerian PUPR, pada Agustus 2021, dan ditargetkan selesai akhir tahun 2021.

“Kita harapkan ini dapat menggeliatkan ekonomi, membangkitkan harapan, semangat masyarakat untuk pulih ditengah pandemi dan tantangan ekonomi,” katanya seperti dikutip dari laman Kemenparekraf, belum lama ini.

Menparekraf juga mengusulkan untuk menghadirkan event-event yang berbasis eco-tourism dan sport tourism. Tentunya gelaran event tersebut dilakukan dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Sementara Direktur Utama BOB, Indah Juanita, menjelaskan atraksi wisata yang dihadirkan nantinya meliputi amphiteater, mountain biking, tree top cycling, spa, forest tracking, off road, dan berbagai atraksi menarik lainnya. Ia pun memproyeksikan Borobudur Highland akan menyerap kurang lebih 1.800 tenaga kerja.

Selain itu, BOB juga telah menggandeng Bobobox untuk menghadirkan penginapan di alam terbuka, dengan menggunakan teknologi yang maju. “Targetnya, akhir tahun 2021 ini sudah dirampungkan,” kata Indah.

Ia juga mengatakan, sudah ada beberapa investor yang menyatakan minat serius membangun fasilitas resort di dalam Borobudur Highland. (MC/RIL)