
Foto: Merapi Merbabu De Trail
Mounture.com — Balai Taman Nasional Gunung Merbabu resmi mengumumkan pembukaan kembali jalur pendakian mulai 9 Maret 2026. Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Nomor: PG.01/T.35/TU/HMS.01.08/B/02/2026 yang diterbitkan di Boyolali pada 27 Februari 2026.
Pembukaan jalur ini dilakukan dalam rangka pengelolaan kawasan konservasi dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan pengunjung serta kelestarian ekosistem Gunung Merbabu.
Mulai 9 Maret 2026, pendaki sudah dapat kembali mengakses empat jalur resmi, yaitu jalur via Selo, Thekelan, Cuntel, dan Suwanting. Sementara itu, jalur pendakian Wekas baru akan dibuka menyusul pada 16 Maret 2026.
Namun, terdapat penyesuaian jadwal untuk Jalur Suwanting yang akan ditutup sementara pada 19 hingga 22 Maret 2026.
BACA JUGA: Kebumen Makin Dilirik Wisatawan, 2,77 Juta Kunjungan hingga Agustus 2025
Balai Taman Nasional Gunung Merbabu menegaskan bahwa seluruh calon pendaki wajib melakukan booking online melalui laman resmi www.tngunungmerbabu.org sebelum melakukan pendakian.
Sistem booking online ini bertujuan untuk mengontrol kuota pendaki, meningkatkan keamanan dan kenyamanan, serta mendukung pengelolaan kawasan berbasis konservasi.
Pendaki juga diwajibkan mematuhi Protokol Wisata Pendakian yang berlaku serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan selama berada di kawasan taman nasional.
Gunung Merbabu merupakan salah satu destinasi favorit pendaki di Jawa Tengah yang dikenal dengan jalur sabana luas dan panorama puncaknya.
Pembukaan kembali jalur pendakian ini menjadi kabar baik bagi para pecinta alam yang telah menantikan momen kembali mendaki setelah masa penutupan.
Meski demikian, pihak pengelola tetap mengingatkan agar seluruh pengunjung mengutamakan keselamatan dan menjaga ekosistem kawasan konservasi.
(mc/ril)






