DAMRI Hadirkan Trayek Wisata Horor Bali, Dukung Budaya dan Ekonomi Lokal

  • 22 August 2025 09:02

Mounture.com — DAMRI terus menunjukkan perannya dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui layanan trayek wisata horor Bali, DAMRI kini melayani rute Trunyan – Kedisan – Bayung Gede – Tenten (PP) yang terhubung dengan desa-desa adat kaya tradisi.

Dengan tarif terjangkau, pelanggan kategori Umum hanya Rp5.000 dan Pelajar Rp2.500, serta keberangkatan reguler setiap 30 menit sekali, akses menuju desa-desa unik di Bali semakin mudah.

Wisatawan lokal maupun mancanegara kini dapat menjangkau destinasi budaya seperti Desa Trunyan yang terkenal dengan tradisi pemakaman terbuka dan ritual khas Bali.

BACA JUGA: QRIS Indonesia Resmi Beroperasi di Jepang, Perkuat Ekonomi Digital Lintas Negara

Menurut Head of Corporate Communication DAMRI, Atikah Abdullah, layanan ini bukan sekadar transportasi, tetapi juga jembatan untuk memperkenalkan budaya Bali kepada wisatawan.

“Data 2024 menunjukkan DAMRI telah melayani lebih dari 30.000 pelanggan pada rute ini, baik wisatawan lokal maupun mancanegara,” ujarnya melalui keterangan resmi, belum lama ini.

Selain memperkuat promosi budaya, layanan ini juga memberikan dampak ekonomi positif. Akses yang lebih mudah mendorong pertumbuhan usaha lokal seperti pemandu wisata, penginapan, kuliner, hingga pusat oleh-oleh.

Peningkatan jumlah wisatawan membuka peluang kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat ekonomi pariwisata berbasis komunitas.

DAMRI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan transportasi yang bukan hanya nyaman dan terjangkau, tetapi juga berperan dalam melestarikan budaya Bali serta mendukung kesejahteraan masyarakat lokal.

(mc/ril)