Wisata ke Bromo Sky Bridge, Cek Harga Tiket dan Aturan Kunjungannya

Bromo Sky Bridge

Foto: Ayo ke Taman Nasional

Mounture.com — Bromo Sky Bridge menjadi salah satu destinasi wisata menarik yang bisa dikunjungi saat berlibur ke kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Wisata ini menawarkan pengalaman melintasi jembatan kaca transparan sepanjang 120 meter yang berdiri di atas jurang dengan kedalaman sekitar 103 meter.

Bromo Sky Bridge berada di kawasan wisata Seruni Point, Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Destinasi ini masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Daya tarik utama Bromo Sky Bridge adalah lantai jembatan transparan yang memungkinkan pengunjung melihat langsung area jurang di bawahnya. Dari atas jembatan, wisatawan juga dapat menikmati panorama Gunung Bromo, Gunung Batok, hingga Gunung Semeru.

Kehadiran jembatan kaca ini memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan kawasan Bromo dari sudut pandang yang berbeda.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, Bromo Sky Bridge memiliki jam operasional setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Adapun informasi harga tiket masuk Bromo Sky Bridge yang tercantum adalah sebagai berikut:

– Wisatawan lokal: Rp55.000/orang
– Wisatawan asing: Rp110.000/orang

Perlu diperhatikan, harga tiket tersebut merupakan tiket Bromo Sky Bridge dan berbeda dengan tiket masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Wisatawan yang ingin menikmati jembatan kaca ini wajib terlebih dahulu memiliki tiket masuk kawasan TNBTS yang dipesan secara online.

Pengunjung juga diimbau menyimpan bukti pembelian tiket kawasan TNBTS untuk ditunjukkan apabila diperlukan saat pemeriksaan petugas.

Selain itu, pengunjung diperkenankan menggunakan kaus kaki atau penutup alas kaki (shoe cover) yang disediakan untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan saat melintasi jembatan.

BACA JUGA: TWA Kawah Kamojang: Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk Terbaru

Untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan, pengelola Bromo Sky Bridge memberlakukan sejumlah peraturan yang wajib dipatuhi selama berada di kawasan jembatan kaca.

Berikut beberapa hal yang wajib dilakukan pengunjung:

1. Mengikuti seluruh arahan petugas selama berada di area wisata.
2. Menggunakan shoe cover atau penutup alas kaki yang telah disediakan.
3. Berjalan dengan tenang dan tertib saat melintasi jembatan.
4. Memastikan anak-anak selalu dalam pengawasan orang tua atau pendamping.
5. Mematuhi antrean dan kapasitas maksimal pengunjung di atas jembatan.
6. Segera melapor kepada petugas apabila merasa pusing, tidak sehat, atau melihat kondisi yang berpotensi membahayakan.
7. Menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan wisata.
8. Memiliki dan menunjukkan tiket masuk kawasan TNBTS atau PNBP kawasan apabila diminta petugas.

Sementara itu, terdapat sejumlah aktivitas yang dilarang dilakukan di atas Bromo Sky Bridge, antara lain:

1. Berlari, melompat, atau mengguncang jembatan.
2. Bersandar, duduk, memanjat pagar pembatas, atau bergelantungan pada struktur jembatan.
3. Mendorong pengunjung lain atau bercanda secara berlebihan.
4. Merokok maupun menggunakan rokok elektronik.
5. Membawa makanan dan minuman ke atas jembatan.
6. Membawa hewan peliharaan ke area jembatan.
7. Membawa barang berukuran besar yang dapat mengganggu keselamatan dan kenyamanan.
8. Melempar benda apa pun dari atas jembatan.
9. Merusak fasilitas atau mengotori area wisata.
10. Memasuki area yang ditutup atau melewati pembatas keamanan tanpa izin petugas.

BACA JUGA: OWA Kalitalang: Destinasi Wisata Alam di Lereng Gunung Merapi

Mengingat Bromo Sky Bridge merupakan jembatan kaca yang berada di atas jurang dengan ketinggian cukup ekstrem, terdapat sejumlah kondisi yang perlu diperhatikan sebelum berkunjung.

Demi keselamatan, pengunjung yang memiliki riwayat penyakit jantung tidak terkontrol, mengalami vertigo berat atau gangguan keseimbangan, serta memiliki fobia ketinggian ekstrem disarankan untuk tidak memasuki jembatan.

Hal serupa juga berlaku bagi wisatawan yang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk berjalan dengan aman maupun pengunjung yang sedang berada di bawah pengaruh alkohol atau zat yang dapat mengganggu kesadaran.

Ketentuan tersebut diberlakukan untuk menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pengunjung selama menikmati wisata jembatan kaca.

Selain mematuhi peraturan selama melintasi jembatan, wisatawan juga perlu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berkunjung ke Bromo Sky Bridge.

Pengelola berhak menghentikan aktivitas kunjungan apabila terjadi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, angin kencang, petir, maupun kondisi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.

Wisatawan juga wajib mengikuti seluruh instruksi petugas selama berada di area wisata. Apabila melanggar ketentuan yang berlaku, pengunjung dapat diminta meninggalkan area wisata tanpa mendapatkan pengembalian tiket.

Dengan memperhatikan seluruh peraturan tersebut, wisatawan diharapkan dapat menikmati pengalaman melintasi Bromo Sky Bridge dengan aman dan nyaman, sekaligus menjaga fasilitas wisata yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

(mc/mg)