Jalur Pendakian Gunung Wilis via Botoputih Dibuka, Simak Aturannya

Gunung Wilis nampak dari kejauhan – Foto instagram/@sigit_tmy

Mounture.com — Kabar baik bagi para pendaki, jalur pendakian Gunung Wilis via Botoputih kini kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup sementara akibat kondisi kebakaran di sejumlah wilayah pegunungan Wilis.

Jalur pendakian tersebut resmi dibuka kembali mulai Sabtu, 27 September 2026. Dengan dibukanya kembali jalur Botoputih, pendaki sudah dapat kembali melakukan aktivitas pendakian dengan tetap memperhatikan kondisi di lapangan.

Meski jalur telah dibuka, pendaki tetap diimbau untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku selama berada di kawasan Gunung Wilis.

Sebelumnya, aktivitas pendakian Gunung Wilis via Botoputih ditutup sementara karena adanya kondisi kebakaran di beberapa wilayah pegunungan Wilis. Setelah situasi memungkinkan, pengelola kemudian mengumumkan pembukaan kembali jalur pendakian mulai 27 September 2026.

Pembukaan ini menjadi kabar positif bagi pendaki yang telah merencanakan perjalanan menuju Gunung Wilis. Namun, kondisi kawasan pascakebakaran tetap membuat pendaki perlu meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.

Pendaki juga diharapkan tidak hanya memperhatikan kondisi jalur, tetapi turut memantau perkembangan cuaca dan situasi di sekitar kawasan sebelum memulai perjalanan.

BACA JUGA: Pendakian Gunung Dempo: Pendaki Diimbau Pahami Risiko dan Bijak Memanggil Tim Rescue

Salah satu imbauan utama setelah jalur pendakian Gunung Wilis via Botoputih kembali dibuka adalah larangan melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

Pendaki perlu berhati-hati ketika menggunakan sumber api selama berada di gunung. Selain berisiko terhadap keselamatan pribadi, kelalaian dalam penggunaan api dapat berdampak terhadap ekosistem dan kawasan hutan Gunung Wilis.

Karena itu, pendaki perlu memastikan seluruh aktivitas selama perjalanan tidak menimbulkan potensi kebakaran.

Selain persoalan keselamatan dan kebakaran, pendaki juga diingatkan untuk menjaga kebersihan kawasan.

Setiap pendaki wajib membawa kembali sampah yang dihasilkan selama perjalanan dan tidak meninggalkannya di sepanjang jalur maupun kawasan sekitar.

Menjaga kebersihan menjadi bagian penting dalam mempertahankan kelestarian kawasan Gunung Wilis, terutama ketika aktivitas pendakian kembali berlangsung setelah adanya penutupan sementara.

BACA JUGA: 5 Destinasi Wisata Inklusif di Indonesia, Ada Museum hingga Taman Satwa

Pendaki yang hendak melakukan pendakian Gunung Wilis via Botoputih juga disarankan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca serta situasi di sepanjang jalur.

Kondisi alam di kawasan pegunungan dapat berubah dengan cepat. Karena itu, persiapan fisik, perlengkapan pendakian, informasi jalur, serta pemantauan kondisi terkini menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan.

Pendaki juga perlu mematuhi seluruh peraturan dan ketentuan yang diberlakukan oleh pengelola.

Dengan dibukanya kembali jalur Botoputih, diharapkan aktivitas pendakian dapat berjalan dengan aman sekaligus tetap menjaga kelestarian kawasan Gunung Wilis dan lingkungan di sekitarnya.

Berikut sejumlah imbauan yang perlu diperhatikan pendaki:

– Mengutamakan keselamatan selama pendakian.
– Mematuhi seluruh peraturan dan ketentuan yang berlaku.
– Menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah.
– Tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.
– Memperhatikan kondisi cuaca dan situasi di sepanjang jalur.
– Turut menjaga kelestarian Gunung Wilis dan kawasan alam di sekitarnya.

(mc/pd)