
Foto: Wikipedia/Felix Dance
Mounture.com — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur (NTT) menutup sementara kunjungan wisata alam di tiga kawasan konservasi menyusul gempa bumi yang terjadi di wilayah Flores dan sekitarnya.
Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan keselamatan masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di kawasan konservasi.
Kebijakan tersebut berlaku hingga waktu yang belum ditentukan dan akan dievaluasi berdasarkan perkembangan situasi serta aspek keselamatan.
Tiga kawasan wisata alam yang ditutup sementara, yakni:
– Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng yang berada di wilayah Manggarai dan Manggarai Timur.
– Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Tujuh Belas Pulau Riung di Kabupaten Ngada.
– Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Gugus Pulau Teluk Maumere di Kabupaten Sikka.
BACA JUGA: Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Mulai 16 Agustus 2026 akibat Gempa Flores
BBKSDA NTT mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas wisata di ketiga kawasan tersebut selama masa penutupan.
Wisatawan juga diminta tetap tenang dan waspada serta mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan BBKSDA NTT maupun pemerintah daerah setempat.
Penutupan sementara ini menjadi bagian dari upaya mitigasi untuk mengurangi potensi risiko terhadap keselamatan pengunjung maupun masyarakat di tengah situasi pascagempa bumi di Flores dan sekitarnya.
BBKSDA NTT turut menyampaikan duka cita dan simpati kepada masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi. Masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan informasi dan arahan dari pihak berwenang.
(mc/mg)






