Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan: Rute, dan Estimasi Waktu

Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan

Foto: Pemerintah Kabupaten Solok Selatan

Mounture.com — Jalur pendakian Gunung Kerinci via Kabupaten Solok Selatan kini resmi menjadi alternatif bagi para pendaki yang ingin mencapai puncak gunung tertinggi di Sumatera.

Berbeda dengan jalur populer Kersik Tuo, Kabupaten Kerinci, Jambi, jalur melalui Desa Bangun Rejo, Kecamatan Sangir menawarkan karakter pendakian yang lebih landai dengan panorama hutan tropis yang masih sangat alami.

Meski membutuhkan waktu tempuh lebih lama, jalur ini menghadirkan pengalaman berbeda karena pendaki akan melewati kawasan hutan primer, hutan lumut, hingga beragam ekosistem khas Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Berbeda dengan jalur Kersik Tuo yang diawali dengan melewati perkebunan masyarakat, jalur Bangun Rejo langsung membawa pendaki memasuki kawasan hutan hujan tropis yang masih alami.

Karena masih tergolong baru, jalur ini juga dinilai lebih bersih, asri, dan belum terlalu ramai oleh pendaki.

BACA JUGA: Gunung Sindoro via Watu Lunyu: Jalur Pendakian dengan Sabana Luas dan Trek Tanah yang Ramah Pendaki

Salah satu keunggulan jalur Solok Selatan adalah keberadaan hutan lumut yang menjadi habitat berbagai flora khas pegunungan.

Pepohonan tinggi yang diselimuti lumut menghadirkan suasana alami sekaligus menjadi daya tarik bagi pendaki yang ingin menikmati pengalaman berbeda dibandingkan jalur Gunung Kerinci yang sudah lebih populer.

Pemandangan ini menjadi salah satu alasan mengapa jalur Solok Selatan diprediksi akan menjadi favorit baru bagi pencinta alam.

Saat ini, pendakian melalui jalur Solok Selatan membutuhkan waktu sekitar 4 hari 3 malam.

Namun, Balai TNKS bersama Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berencana meningkatkan infrastruktur pendakian sehingga durasi perjalanan nantinya dapat dipersingkat menjadi sekitar 2 hari 1 malam, setara dengan jalur Kersik Tuo.

Karena jalur ini masih baru dan belum banyak dilalui pendaki, TNKS mengimbau setiap pendaki menggunakan jasa pemandu (guide) dan porter lokal.

Langkah ini bertujuan meningkatkan keselamatan selama perjalanan sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar melalui kelompok sadar wisata. Selain membantu navigasi, pemandu juga memahami karakter jalur dan kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Sepanjang jalur pendakian telah disiapkan delapan shelter yang dapat digunakan sebagai tempat beristirahat.

Meski pembangunan shelter masih dilakukan secara bertahap, titik-titik pemberhentian tersebut sudah dapat dimanfaatkan oleh pendaki untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak.

BACA JUGA: Catat! Ini Aturan Pendakian Tektok Gunung Sumbing via Banaran Terbaru

Agar pendakian berjalan aman dan nyaman, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan.

1. Mengurus Perizinan

Pendaki wajib melakukan registrasi dan memperoleh izin masuk melalui Visitor Center Balai TNKS sebelum memulai pendakian.

2. Menyiapkan Kondisi Fisik

Meskipun jalurnya lebih landai, durasi pendakian yang lebih panjang membuat stamina menjadi faktor penting. Latihan fisik sebelum mendaki sangat disarankan.

3. Membawa Perlengkapan Lengkap

Siapkan perlengkapan standar pendakian seperti tas carrier, jaket hangat, sleeping bag, tenda, matras, headlamp, jas hujan, peralatan memasak, dan logistik yang cukup.

Karena cuaca di Gunung Kerinci dapat berubah dengan cepat, perlengkapan tahan hujan dan angin menjadi kebutuhan utama.

Berikut ini etape pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan, di mana pendakian dimulai dari Desa Bangun Rejo, Kecamatan Sangir.

Basecamp ke Pos 1

Perjalanan diawali dari basecamp dengan melintasi kebun warga sebelum memasuki hutan hujan tropis yang lebat.

Pos 1 ke Pos 2

Medan mulai menanjak dengan jalur tanah dan bebatuan yang menguji daya tahan fisik pendaki.

Pos 2 ke Pos 3

Vegetasi berubah menjadi hutan lumut dengan udara yang semakin dingin dan suasana pegunungan yang khas.

Pos 3 ke Shelter

Shelter menjadi lokasi ideal untuk beristirahat sebelum melakukan summit attack menuju puncak.

Shelter ke Puncak Gunung Kerinci

Pendakian menuju puncak biasanya dimulai dini hari. Jalur didominasi bebatuan vulkanik dan pasir sebelum akhirnya pendaki mencapai Puncak Gunung Kerinci (3.805 mdpl) dengan panorama matahari terbit yang spektakuler.

(mc/mg)