Wisata Sungai di Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara Mulai 3 Mei 2026, Ini Alasannya

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Mounture.com — Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) mengumumkan penutupan sementara kegiatan wisata alam berbasis sungai di seluruh kawasan.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 07 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 2 Mei 2026 di Cibodas, sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca dan peningkatan curah hujan di kawasan gunung.

Dalam edaran tersebut disebutkan bahwa seluruh aktivitas wisata berbasis sungai di kawasan TNGGP ditutup sementara mulai 3 Mei 2026 hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Penutupan ini berlaku untuk semua pengunjung, masyarakat, maupun penggiat alam bebas yang biasanya melakukan aktivitas di sekitar aliran sungai, termasuk area dekat perkemahan dan jalur wisata.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Wisata Alam Econique, Destinasi Healing dengan Panorama Eksotis

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan tingginya curah hujan yang berpotensi meningkatkan debit air sungai secara signifikan.

Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi keselamatan pengunjung, terutama potensi banjir mendadak, arus sungai yang deras, dan longsor di sekitar aliran air.

Pihak pengelola juga menginstruksikan petugas untuk terus memantau kondisi sungai serta mensterilkan area yang berpotensi membahayakan.

Balai Besar TNGGP mengimbau seluruh pengunjung dan penggiat alam agar tidak melakukan aktivitas di area sungai selama masa penutupan, lebih waspada saat beraktivitas di alam terbuka, dan mematuhi seluruh aturan keselamatan yang berlaku.

Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Penutupan sementara ini menjadi pengingat penting bahwa aktivitas wisata alam, khususnya di kawasan pegunungan seperti Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca.

Bagi para pendaki dan pecinta alam, memahami informasi resmi dan mematuhi aturan yang berlaku adalah langkah utama untuk menjaga keselamatan selama beraktivitas di alam terbuka.

(mc/ril)