Panduan Mendaki Gunung Sindoro via Kledung

Gunung Sindoro – Foto: Shutterstock

Mounture.com — Gunung Sindoro merupakan salah satu gunung favorit para pendaki di Indonesia. Gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung ini memiliki ketinggian sekitar 3.153 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Gunung ini memiliki beberapa jalur pendakian populer, di antaranya jalur Kledung dan jalur Sikatok. Namun, jalur via Kledung menjadi yang paling sering digunakan karena aksesnya relatif mudah serta memiliki pemandangan yang menarik sepanjang perjalanan.

Berikut panduan pendakian Gunung Sindoro via Kledung yang perlu diketahui sebelum memulai perjalanan menuju puncak.

Akses Menuju Basecamp Kledung

Untuk mencapai desa Kledung, pendaki dapat menggunakan bus jurusan Magelang–Wonosobo dan turun di kawasan Kledung. Dari titik ini, perjalanan dilanjutkan menuju basecamp pendakian Kledung yang berada di ketinggian sekitar 1.396 mdpl.

Dari basecamp, pendaki akan memulai perjalanan dengan menyusuri jalan bebatuan yang melewati area pertanian warga menuju Pos 1.

Namun bagi pendaki yang ingin menghemat tenaga dan waktu, tersedia juga ojek lokal dengan tarif sekitar Rp15.000 hingga titik yang dikenal sebagai Pos Ojek, yang berada di antara Pos 1 dan Pos 2.

BACA JUGA: Cara Mengatasi Lupa Akun Pendakian Gunung Merbabu, Ikuti 6 Langkah Mudah Ini

Perjalanan Menuju Pos 1 dan Watu Gede

Setelah melewati area pertanian dan memasuki bibir hutan, pendaki akan tiba di kawasan Watu Gede yang berada di ketinggian sekitar 1.900 mdpl.

Di titik ini, vegetasi mulai berubah dan suasana hutan semakin terasa. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Pos 2 dengan jalur yang bervariasi, mulai dari trek datar hingga tanjakan ringan.

Pos 2, Tempat Istirahat dengan Warung Pendaki

Pos 2 berada di ketinggian sekitar 2.120 mdpl dengan estimasi waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan dari Watu Gede.

Menariknya, di Pos 2 ini biasanya terdapat warung pendaki yang menyediakan makanan dan minuman sederhana, sehingga menjadi tempat favorit untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Trek Menantang Menuju Pos 3

Perjalanan dari Pos 2 menuju Pos 3 menjadi salah satu bagian yang cukup menantang di jalur ini. Pendaki akan menghadapi tanjakan yang cukup panjang dengan kontur jalur yang lebih curam dibanding sebelumnya.

Namun tanjakan ini merupakan tanjakan besar terakhir sebelum menuju area puncak. Pos 3 berada di ketinggian sekitar 2.530 mdpl dan biasanya ditempuh dalam waktu sekitar tiga jam perjalanan.

Banyak pendaki memilih mendirikan tenda di Pos 3 sebelum melakukan summit attack ke puncak pada dini hari.

BACA JUGA: 5 Lokasi Camp Terindah di Gunung Indonesia, dari Surya Kencana hingga Segara Anak

Pos 4 Batu Tatah dan Padang Edelweiss

Dari Pos 3, perjalanan dilanjutkan melewati kawasan hutan lamtoro hingga tiba di Pos 4 Batu Tatah.

Tidak lama setelah melewati titik ini, pendaki akan disambut oleh hamparan padang edelweiss yang menjadi salah satu daya tarik utama jalur Kledung.

Pemandangan ini sering menjadi momen favorit pendaki sebelum mencapai puncak.

Puncak Gunung Sindoro dan Kawah Belerang

Saat tiba di puncak Gunung Sindoro, pendaki akan melihat kawah aktif yang mengeluarkan aroma belerang cukup kuat.

Karena kondisi tersebut, pendaki disarankan tidak berada terlalu lama di sekitar kawah, dengan batas waktu aman hingga sekitar pukul 12.00 siang.

Dari puncak, pendaki juga dapat menikmati panorama pegunungan di Jawa Tengah, termasuk pemandangan gunung-gunung di sekitarnya.

Makam KH Santri di Jalur Pendakian

Hal menarik lainnya di jalur pendakian via Kledung adalah adanya makam KH Santri yang berada tidak terlalu jauh dari jalur menuju puncak.

Namun banyak pendaki yang tidak menyadari keberadaan makam tersebut karena lokasinya cukup tersembunyi dan berada agak jauh dari jalur utama menuju puncak.

(mc/ns)