
Foto: Mounture.com/Ayyfitria
Mounture.com — Gunung Galunggung merupakan salah satu gunung berapi yang menjadi ikon pariwisata di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.167 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan berada di wilayah Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu.
Setelah mengalami letusan besar terakhir pada tahun 1982, kawasan Gunung Galunggung kini berubah menjadi destinasi wisata alam yang memikat.
Kawah yang dahulu memuntahkan lahar panas, pasir, dan bebatuan kini telah berubah menjadi danau kawah yang luas dengan air jernih, dikelilingi hutan hijau yang asri.
Keindahan panorama alam tersebut menjadikan Gunung Galunggung sebagai salah satu destinasi wisata alam favorit di Tasikmalaya.
Kawasan wisata Gunung Galunggung terbagi menjadi dua area pengelolaan. Pertama adalah Taman Rekreasi Cipanas yang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya.
Sementara area lainnya merupakan kawasan wanawisata seluas sekitar 120 hektar yang dikelola oleh Perum Perhutani.
Meski dikelola oleh dua pihak berbeda, pengelolaan kawasan wisata ini tetap dilakukan secara sinergis untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung.
BACA JUGA: 9 Manfaat Trekking Pole Saat Mendaki Gunung, Bantu Kurangi Beban Kaki hingga Jaga Keseimbangan
Berbagai aktivitas wisata alam dapat dilakukan di kawasan Gunung Galunggung. Pengunjung dapat menikmati panorama kawah, bersantai di pemandian air panas, hingga melakukan kegiatan petualangan di alam terbuka.
Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan antara lain:
– Berendam di pemandian air panas alami
– Berenang di kolam pemandian
– Memancing
– Menikmati pemandangan dari menara pandang
– Berfoto di bibir kawah
– Camping atau berkemah
– Mendaki gunung
– Menjelajahi jalur natural trail
– Bersepeda gunung atau downhill mountain bike
Selain itu, pengunjung juga bisa membeli berbagai produk khas dari kawasan hutan Gunung Galunggung.
Untuk menikmati panorama kawah Gunung Galunggung, pengunjung dikenakan tarif tiket masuk yang berbeda antara wisatawan domestik dan mancanegara.
Tiket Masuk Kawah Galunggung
– Wisatawan lokal: Rp17.000
– Wisatawan asing: Rp72.000
Selain tiket masuk, pengunjung yang membawa kendaraan juga dikenakan biaya parkir.
– Biaya Parkir Kendaraan
– Motor: Rp3.000
– Mobil: Rp6.000
Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam lebih lama, tersedia juga area berkemah dengan tarif sebagai berikut:
– Camping: Rp28.000
– Motor menginap: Rp11.000
– Mobil menginap: Rp17.000
Bagi pecinta olahraga sepeda gunung, kawasan ini juga menyediakan jalur downhill atau mountain bike (MTB) dengan tarif:
– Downhill / MTB: Rp28.000 per orang
Tidak jauh dari kawasan kawah, wisatawan juga bisa menikmati pemandian air panas alami yang terkenal di kawasan ini.
Tiket masuk pemandian air panas:
– Cipanas: Rp11.000
– Kolam Teureup: Rp11.000 per orang
– Wahana Ember Tumpah untuk Wisata Keluarga
Salah satu wahana yang cukup diminati pengunjung adalah ember tumpah, yang cocok untuk wisata keluarga.
Tarif wahana ini adalah:
– Dewasa: Rp22.000
– Anak-anak: Rp11.000
eberapa fasilitas tambahan yang tersedia bagi pengunjung antara lain:
– Parkir tambahan: Rp3.000
– Toilet: Rp3.000
Dengan panorama kawah yang indah, udara sejuk pegunungan, serta berbagai aktivitas wisata yang bisa dilakukan, Gunung Galunggung menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan di Tasikmalaya.
Keindahan alam yang terbentuk dari aktivitas vulkanik masa lalu kini berubah menjadi daya tarik wisata yang memikat, sekaligus menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan di alam terbuka.
(mc/al)






