
Mounture.com — Bagi para pecinta alam, mendaki gunung tidak selalu harus menggunakan kendaraan pribadi. Saat ini, banyak jalur pendakian gunung di Pulau Jawa yang bisa diakses dengan mudah menggunakan kereta api.
Pendaki cukup turun di stasiun terdekat, lalu melanjutkan perjalanan menuju basecamp menggunakan ojek, angkutan lokal, atau kendaraan sewaan. Cara ini menjadi solusi praktis bagi pendaki yang ingin bepergian lebih hemat dan sederhana.
Mulai dari Gunung Gede Pangrango di Jawa Barat hingga Gunung Ijen di Banyuwangi, sejumlah gunung populer di Pulau Jawa dapat dijangkau dari berbagai stasiun kereta api. Berikut daftarnya seperti dikutip dari akun instagram @kai121_.
1. Stasiun Sukabumi dan Bogor – Gunung Gede Pangrango
Pendaki yang ingin menjelajahi Gunung Gede Pangrango dapat turun di Stasiun Sukabumi atau Stasiun Bogor.
Dari stasiun tersebut, perjalanan menuju basecamp Cibodas atau Gunung Putri berjarak sekitar 30–60 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2,5 jam.
Gunung ini terkenal dengan berbagai destinasi ikonik seperti Air Terjun Cibeureum, hamparan bunga edelweiss di Mandalawangi, serta padang luas Alun-alun Suryakencana. Jalurnya yang relatif ramah membuat gunung ini populer bagi pendaki pemula.
2. Stasiun Garut – Gunung Papandayan, Cikuray, dan Guntur
Stasiun Garut menjadi salah satu titik strategis bagi pendaki yang ingin menjelajahi beberapa gunung di wilayah Garut.
Jarak menuju basecamp Gunung Papandayan di Camp David sekitar 30 kilometer. Sementara menuju Gunung Guntur via Citiis sekitar 10–15 kilometer, dan Gunung Cikuray melalui jalur Pemancar atau Cikajang sekitar 20–30 kilometer.
Ketiga gunung ini memiliki karakter yang berbeda. Papandayan dikenal dengan kawah aktif dan padang edelweiss yang cocok untuk pemula. Gunung Guntur menawarkan trek terbuka yang cukup menantang, sedangkan Gunung Cikuray terkenal dengan panorama lautan awan dari puncaknya.
3. Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan – Gunung Ciremai
Bagi pendaki yang ingin menaklukkan gunung tertinggi di Jawa Barat, mereka dapat turun di Stasiun Cirebon atau Cirebon Prujakan.
Perjalanan menuju basecamp seperti Linggarjati, Palutungan, Sadarehe, atau Apuy memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam dengan jarak sekitar 35–45 kilometer.
Gunung Ciremai dikenal dengan jalur pendakian yang menantang, sabana luas, serta hamparan edelweiss. Dari puncaknya, pendaki juga dapat menikmati panorama laut yang terlihat saat cuaca cerah.
BACA JUGA: Jalur Pendakian Gunung Arjuno via Purwosari: Rute, Akses, dan Estimasi Waktu ke Puncak
4. Stasiun Purwokerto dan Tegal – Gunung Slamet
Gunung Slamet di Jawa Tengah juga bisa dijangkau dengan kereta api. Pendaki dapat turun di Stasiun Purwokerto atau Stasiun Tegal.
Dari stasiun tersebut, perjalanan menuju basecamp Bambangan, Baturraden, atau jalur Pemalang berjarak sekitar 40–70 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam.
Gunung Slamet dikenal memiliki jalur pendakian yang panjang dan menantang. Namun dari puncaknya, pendaki dapat menikmati panorama luas pegunungan di Jawa Tengah.
5. Stasiun Kalibaru – Gunung Raung
Gunung Raung yang berada di perbatasan Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember juga dapat dijangkau dari Stasiun Kalibaru.
Perjalanan menuju basecamp Kalibaru atau Sumber Wringin berjarak sekitar 10–25 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 hingga 2 jam perjalanan darat.
Gunung ini terkenal dengan kaldera raksasa dan jalur ekstrem yang umumnya hanya direkomendasikan bagi pendaki berpengalaman.
6. Stasiun Malang dan Probolinggo – Gunung Bromo dan Semeru
Stasiun Malang dan Probolinggo menjadi pintu masuk populer menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Perjalanan menuju kawasan Bromo di Cemoro Lawang berjarak sekitar 50–70 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2,5 jam.
Sementara untuk mendaki Gunung Semeru, perjalanan menuju basecamp Ranu Pani memiliki jarak sekitar 60–90 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2 hingga 3 jam.
Gunung Bromo terkenal dengan panorama matahari terbit dan lautan pasirnya, sedangkan Gunung Semeru memiliki keindahan Ranu Kumbolo serta puncak Mahameru yang menjadi impian banyak pendaki.
7. Stasiun Ketapang dan Banyuwangi Kota – Gunung Ijen
Gunung Ijen di Banyuwangi juga termasuk gunung yang mudah diakses menggunakan kereta api. Pendaki dapat turun di Stasiun Ketapang atau Stasiun Banyuwangi Kota.
Dari stasiun, perjalanan menuju basecamp Paltuding berjarak sekitar 30–40 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 hingga 1,5 jam.
Gunung Ijen terkenal dengan fenomena langka blue fire, danau kawah berwarna toska, serta aktivitas para penambang belerang yang menjadi daya tarik wisata di kawasan tersebut.
Dengan akses kereta yang semakin luas, perjalanan menuju gunung kini menjadi lebih praktis. Pendaki cukup melanjutkan perjalanan singkat dari stasiun menuju basecamp sebelum memulai petualangan di alam bebas.
(mc/ns)






