Tips Mengatasi Tubuh Menggigil saat Mendaki Gunung, Pendaki Wajib Tahu!

 

Ilustrasi suasana dingin – Foto: Mounture.com/Luchito Sangsoko

Mounture.com — Saat melakukan pendakian gunung, para pendaki sering menghadapi suhu udara yang sangat dingin, terutama saat malam hari atau ketika berada di ketinggian tertentu. Kondisi ini kerap membuat tubuh menggigil sebagai respon alami tubuh terhadap suhu lingkungan yang rendah.

Menggigil sebenarnya merupakan mekanisme tubuh untuk menghasilkan panas dengan cara menggerakkan otot secara cepat. Namun jika tidak segera diatasi, kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan bahkan berpotensi menurunkan kondisi fisik saat pendakian.

Karena itu, penting bagi para pendaki untuk mengetahui cara mengatasi tubuh menggigil saat berada di gunung. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar tubuh kembali hangat selama pendakian.

BACA JUGA: 12 Rekomendasi Tempat Wisata di Jalur Mudik Lebaran 2026, Cocok untuk Singgah saat Perjalanan

1. Hindari Sugesti Dingin

Saat suhu di gunung mulai turun drastis, usahakan untuk tidak terlalu fokus pada rasa dingin yang dirasakan tubuh. Sugesti bahwa cuaca sangat dingin justru bisa membuat tubuh semakin merasa kedinginan.

Alihkan perhatian dengan melakukan aktivitas ringan seperti mengobrol dengan teman pendakian, bercanda, atau melakukan kegiatan lain yang bisa menghangatkan suasana.

2. Tarik Napas Dalam-dalam

Jika tubuh mulai menggigil, cobalah untuk menarik napas dalam-dalam secara perlahan lalu hembuskan kembali. Ulangi beberapa kali hingga tubuh terasa lebih rileks.

Teknik pernapasan ini dipercaya dapat membantu memberikan refleksi pada otot-otot tubuh sehingga membantu mengurangi rasa menggigil akibat suhu dingin.

3. Gunakan Pakaian Hangat Berlapis

Salah satu cara paling efektif untuk melawan suhu dingin di gunung adalah menggunakan pakaian hangat. Setelah tiba di area camping atau selesai beraktivitas, segera ganti pakaian yang lembap dengan pakaian kering.

Gunakan sistem pakaian berlapis (layering) agar panas tubuh tetap terjaga. Jaket gunung, sarung tangan, kaos kaki tebal, serta penutup kepala dapat membantu mengurangi paparan udara dingin.

BACA JUGA: Malioboro Tetap Jadi Magnet Wisata Yogyakarta saat Libur Lebaran

4. Konsumsi Makanan dan Minuman Hangat

Perut kosong dapat membuat tubuh lebih cepat merasa dingin. Oleh karena itu, pastikan untuk tetap makan secara cukup selama pendakian.

Mengonsumsi makanan hangat serta minuman seperti teh, kopi, atau sup dapat membantu meningkatkan suhu tubuh sekaligus memberikan energi tambahan bagi pendaki.

5. Tetap Bergerak dan Jangan Terlalu Lama Diam

Saat tubuh mulai menggigil, hindari berdiam diri terlalu lama. Lakukan gerakan ringan seperti berjalan, peregangan, atau aktivitas lain yang membuat tubuh tetap aktif.

Ketika sedang trekking, usahakan juga untuk tidak berhenti terlalu lama di tempat terbuka karena tubuh bisa kehilangan panas dengan cepat.

Dengan menjaga tubuh tetap aktif, sirkulasi darah akan lebih lancar sehingga membantu tubuh tetap hangat.

(mc/ns)