4 Tipe Pendaki Gunung Saat Terima THR, Kamu yang Mana?

Tas Ransel - Pendaki

Mounture.com — Perayaan Hari Raya Idulfitri selalu membawa kebahagiaan tersendiri, termasuk bagi para pekerja yang menerima Tunjangan Hari Raya (THR).

Selain digunakan untuk kebutuhan keluarga dan mudik, tak sedikit yang mengalokasikan uang THR untuk menyalurkan hobi, salah satunya mendaki gunung.

Bagi para pendaki, momen ini kerap dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan baru, merencanakan perjalanan, hingga menabung demi ekspedisi impian. Menariknya, setiap pendaki biasanya memiliki gaya dan prioritas berbeda dalam mengelola uang THR mereka.

Berikut empat tipe pendaki gunung saat menerima THR. Kamu termasuk yang mana?

1. Kolektor Alat Pendakian

Tipe pertama adalah “kolektor alat”. Pendaki jenis ini gemar meng-upgrade atau menambah koleksi perlengkapan, meskipun sebenarnya sudah memiliki fungsi yang sama.

Biasanya mereka membeli:

– Tas carrier dengan merek berbeda

– Tenda yang lebih ringan atau lebih premium

– Sepatu gunung edisi terbaru

– Jaket gunung dengan teknologi terkini

Bagi tipe ini, kualitas dan spesifikasi menjadi pertimbangan utama. Uang THR pun langsung “meluncur” ke toko outdoor favorit.

2. Si Petualang yang Sudah Punya Jadwal

Berbeda dengan kolektor alat, tipe petualang lebih fokus pada pengalaman. Begitu THR cair, mereka langsung mengamankan tiket, booking simaksi, hingga transportasi menuju gunung tujuan.

Biasanya, mereka sudah merencanakan jauh-jauh hari pendakian setelah Lebaran. Uang THR digunakan untuk:

– Biaya transportasi

– Akomodasi sebelum dan sesudah pendakian

– Logistik perjalanan

– Simpanan dana darurat

Bagi mereka, pengalaman berdiri di puncak jauh lebih penting daripada sekadar menambah koleksi gear.

BACA JUGA: Aneka Tanaman Liar Rerumputan yang Bisa Dimakan saat Survival di Alam

3. Si Bucin Gunung

Tipe ini mendaki bukan hanya soal puncak, tapi juga soal kebersamaan. Pendaki “bucin” rela mengalokasikan uang THR untuk membiayai pasangan agar bisa naik gunung bersama.

Mulai dari membelikan perlengkapan, membayar biaya pendakian, hingga menanggung transportasi, semua dilakukan demi momen romantis di atas ketinggian. Meski terdengar lucu, tipe ini cukup banyak ditemui di kalangan pendaki muda.

4. Pendaki Sejati, Nabung Demi Seven Summits

Tipe terakhir bisa dibilang paling visioner. Mereka tidak tergoda belanja impulsif atau perjalanan instan. Uang THR justru disimpan demi mimpi besar, seperti menuntaskan pendakian tujuh puncak tertinggi Indonesia atau dikenal dengan konsep Seven Summits Indonesia.

Beberapa gunung yang masuk daftar tersebut antara lain:

– Gunung Kerinci

– Gunung Rinjani

– Gunung Semeru

Bagi pendaki tipe ini, THR adalah batu loncatan menuju target jangka panjang yang membutuhkan persiapan matang, baik fisik maupun finansial.

Pada akhirnya, tidak ada yang benar atau salah dalam mengelola uang THR untuk hobi mendaki. Yang terpenting adalah tetap bijak, menyesuaikan dengan kebutuhan, dan tidak melupakan prioritas utama.

Jadi, setelah THR cair nanti, kamu termasuk tipe pendaki yang mana?

(mc/ns)