Aneka Tanaman Liar Rerumputan yang Bisa Dimakan saat Survival di Alam

Foto: Eiger

Mounture.com — Saat tersesat di alam bebas atau melakukan aktivitas survival, kemampuan mengenali tanaman liar yang bisa dimakan bisa menjadi penentu keselamatan.

Tidak semua rerumputan aman dikonsumsi, namun beberapa jenis justru kaya nutrisi dan bisa membantu menjaga energi saat persediaan makanan terbatas.

Berikut ini beberapa tanaman liar rerumputan yang bisa dimakan saat survival, lengkap dengan manfaat dan cara konsumsinya.

1. Alang-alang (Imperata cylindrica)

Alang-alang sering dianggap gulma, padahal akarnya bisa dimanfaatkan saat kondisi darurat. Bagian yang bisa dimakan adalah akar muda (direbus terlebih dahulu).

Manfaat tanaman ini antara lain mengandung cairan alami, membantu mengurangi dehidrasi ringan, dan bisa dijadikan rebusan untuk minuman. Pastikan akar dicuci bersih sebelum direbus.

2. Pegagan

Tanaman kecil dengan daun berbentuk bundar ini sering tumbuh liar di area lembap. Bagian yang bisa dimakan yaitu daun dan batang muda.

Cara konsumsi bisa dimakan langsung (setelah dicuci) atau direbus. Tanaman ini mengandung antioksidan, dan membantu menjaga stamina. Pegagan termasuk tanaman liar yang relatif mudah dikenali dan aman.

BACA JUGA: 5 Tips Memotret di Gunung Agar Hasil Foto Lebih Dramatis dan Instagramable

3. Rumput teki

Meski dikenal sebagai gulma, umbi rumput teki bisa dimakan saat darurat. Bagian yang bisa dimakan adalah umbinya. Cara konsumsi dengan direbus atau dibakar. Umbinya mengandung karbohidrat sederhana yang bisa membantu menambah energi.

4. Daun dandelion

Dandelion sering tumbuh di padang rumput terbuka. Bagian yang bisa dimakan yaitu daun muda dan akarnya. Cara konsumsinya bisa memakan daun secara mentah atau direbus, sedangkan akarnya bisa disangrai. Daun dandelion kaya vitamin A dan C, cocok sebagai asupan tambahan saat survival.

Perlu diingat, sebelum memakan tanaman liar, perhatikan hal berikut:

– Pastikan identifikasi tanaman benar
– Hindari tanaman dengan getah putih beracun
– Jangan konsumsi tanaman berbau menyengat aneh
– Cuci atau rebus bila memungkinkan
– Coba dalam jumlah kecil terlebih dahulu

Jika ragu, lebih baik tidak mengonsumsi. Salah identifikasi bisa berakibat fatal.

(mc/pd)