Bali Makin Ramai, Wisata Tak Lagi Soal Pantai tapi Pengalaman Lokal yang Autentik

Tanah Lot

Foto: Wikipedia/Grayswoodsurrey

Mounture.com — Bali terus membuktikan diri sebagai magnet wisata global. Namun kini, daya tarik Pulau Dewata tak lagi hanya soal pantai dan sunset. Data terbaru menunjukkan pariwisata Bali pada akhir 2025 mengalami kebangkitan signifikan, dengan sekitar 6,9 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang tahun.

Sebagian besar wisatawan masuk melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, menandakan tingginya permintaan perjalanan internasional ke Bali.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara pada Desember 2025 mencapai sekitar 572.668 orang, naik hampir 18,5 persen dibanding bulan sebelumnya. Angka ini menunjukkan momentum pariwisata Bali tetap kuat, bahkan setelah musim libur utama berakhir.

Tren global pariwisata juga berubah. Pasar experiential travel atau wisata berbasis pengalaman diperkirakan mencapai nilai USD 54,7 miliar pada 2024 dan terus tumbuh hingga 2033. Artinya, wisatawan kini tak hanya mencari tempat indah untuk difoto, tetapi pengalaman yang lebih personal dan bermakna.

Mulai dari kuliner tradisional, workshop budaya, interaksi dengan komunitas lokal, hingga aktivitas keluarga, semua menjadi bagian penting dari perjalanan modern ke Bali.

Kawasan Jimbaran pun ikut merasakan dampak pergeseran ini. Berikut beberapa destinasi alternatif yang menawarkan pengalaman lokal autentik.

BACA JUGA: Pendakian Bukit Budug Asu saat Ramadan 2026: Dilarang Camp, Wajib Tektok

1. Pura Ulun Siwi – Warisan Spiritual Abad ke-11

Terletak di Desa Jimbaran, pura bersejarah ini menawarkan pengalaman spiritual sekaligus refleksi budaya Bali yang mendalam.

– Desa Jimbaran, Kuta Selatan
– 08.00–18.00

Mengunjungi pura seperti ini memberi perspektif berbeda tentang Bali—lebih tenang, sakral, dan penuh sejarah.

2. Jenggala Keramik – Workshop Seni yang Bisa Dibawa Pulang

Ingin oleh-oleh yang benar-benar personal? Coba workshop membuat dan melukis keramik di Jenggala.

– Kuta Selatan
– 09.00–18.00
– Estimasi mulai Rp550.000

Pengunjung bisa belajar langsung proses kreatif dari tanah liat hingga menjadi karya seni unik.

3. Jungle Play Jimbaran – Aktivitas Edukatif untuk Keluarga

Bagi wisatawan yang datang bersama anak-anak, Jungle Play menawarkan ruang bermain yang aman dan edukatif.

– Jimbaran HUB, Jl. Karang Mas
– 09.30–15.30

Tempat ini cocok untuk mengisi waktu santai tanpa harus ke pantai.

4. Pura Goa Gong – Sensasi Suara Alam yang Unik

Dikenal karena fenomena suara seperti gong di dalam gua, pura ini menawarkan pengalaman alam yang berbeda dan jarang ditemukan di tempat lain.

– Jimbaran

5. Samasta Lifestyle Village – Kuliner, Belanja, dan Hiburan dalam Satu Tempat

Samasta berkembang menjadi pusat aktivitas santai yang lengkap.

– Jimbaran
– 10.00–22.00

Di sini, pengunjung bisa menikmati kuliner lokal, belanja produk kreatif, hingga menyaksikan pertunjukan budaya.

6. Pasar Ikan Kedonganan – Kuliner Laut Otentik Bali

Ingin pengalaman makan seafood yang benar-benar lokal? Datanglah ke Pasar Ikan Kedonganan.

– Jl. Pantai Kedonganan
– 07.00–17.00

Wisatawan bisa memilih ikan segar langsung dari nelayan, lalu meminta untuk dimasak di warung sekitar pasar. Pengalaman sederhana, tapi sangat berkesan.

7. 70° Fahrenheit Koffie Factory – Cerita Kopi dari Biji ke Cangkir

Tak sekadar ngopi, di sini pengunjung bisa memahami proses produksi kopi, jenis-jenis biji, hingga teknik penyajian.

– Jl. Raya Kampus Unud No. 70
– 08.30–22.00

Cocok untuk pecinta kopi yang ingin membawa pulang cerita, bukan hanya rasa.

BACA JUGA: Air Terjun Jagapati, Permata Tersembunyi di Selatan Jawa Barat yang Memukau

Rama Ade, Hotel Manager Liberta Hotel Jimbaran, menyebutkan bahwa wisatawan kini datang bukan hanya untuk menikmati pemandangan.

“Mereka mencari pengalaman bermakna, cerita yang bisa dibawa pulang. Aktivitas budaya, workshop seni, hingga kuliner lokal kini semakin diminati,” ujarnya.

Berlokasi strategis di Jimbaran, Liberta Hotel memudahkan wisatawan mengakses berbagai destinasi alternatif ini tanpa harus jauh dari penginapan.

Dengan 6,9 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan tren experiential travel yang terus meningkat, Bali membuktikan bahwa transformasi pariwisata sedang berlangsung.

Kini, Bali bukan sekadar tentang pantai. Bali adalah tentang pengalaman. Tentang cerita. Tentang koneksi yang lebih dalam dengan budaya dan masyarakat lokal.

(mc/ril)