Kelebihan dan Kekurangan Kompor Portable Gas untuk Mendaki Gunung, Wajib Tahu Sebelum Naik!

Kompor Portable

Mounture.com — Berkegiatan di alam bebas seperti mendaki gunung hampir selalu identik dengan aktivitas memasak. Mulai dari merebus air, membuat kopi, hingga memasak makanan berat untuk menjaga stamina selama pendakian.

Untuk kebutuhan tersebut, pendaki umumnya membawa kompor portable gunung, khususnya yang berbahan bakar gas. Jenis kompor ini menjadi pilihan favorit karena dinilai praktis, ringan, dan cepat menghasilkan panas.

Namun sebelum membawanya ke jalur pendakian, ada baiknya memahami terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan kompor portable gas agar penggunaannya tetap aman dan optimal.

Di antara berbagai jenis kompor lapangan, seperti kompor spiritus atau multifuel, kompor portable berbahan bakar gas termasuk yang paling banyak digunakan.

Beberapa alasan utamanya antara lain mampu bekerja baik di suhu dingin, cepat mencapai titik didih, api stabil dan mudah dikontrol, dan tabung gas mudah ditemukan di pasaran. Tak heran jika kompor jenis ini hampir selalu masuk daftar perlengkapan wajib saat mendaki gunung.

BACA JUGA: 9 Kriteria Wajib Cek Sebelum Beli Tenda, Penting untuk Camping Bawa Anak

Kelebihan Kompor Portable Gas untuk Pendakian

Berikut sejumlah keunggulan kompor portable gas yang membuatnya populer di kalangan pendaki:

1. Api Stabil di Berbagai Kondisi

Kompor gas cenderung menghasilkan api yang stabil, baik saat cuaca panas maupun suhu dingin di ketinggian. Proses pembakaran tetap maksimal selama tekanan gas normal.

2. Praktis dan Cepat Panas

Dibanding jenis kompor lain, kompor portable gas lebih praktis digunakan. Cukup pasang tabung, putar regulator, dan nyalakan. Selain itu, panas yang dihasilkan cepat sehingga waktu memasak lebih efisien.

3. Tetap Stabil di Permukaan Tidak Rata

Meski ditempatkan di permukaan yang kurang rata (dengan penyangga yang baik), api tetap relatif stabil dan tidak mudah mati tertiup angin ringan.

4. Sisa Bahan Bakar Mudah Diperkirakan

Sisa gas dalam tabung bisa diperkirakan dengan menimbangnya. Beberapa jenis tabung juga bisa diisi ulang, sehingga lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

5. Banyak Pilihan Model dan Harga Terjangkau

Saat ini tersedia berbagai model kompor portable gunung dengan harga bervariasi. Mulai dari yang ekonomis hingga premium, semuanya mudah didapat baik di toko outdoor maupun marketplace online.

6. Mudah Didapatkan

Tabung gas portable cukup mudah ditemukan di berbagai kota, bahkan di sekitar basecamp pendakian populer.

BACA JUGA: Bikin Takjub! 5 Gunung di Indonesia dengan Padang Savana yang Ikonik

Kekurangan Kompor Portable Gas yang Perlu Diwaspadai

Meski praktis, kompor portable gas tetap memiliki sejumlah risiko yang perlu diperhatikan:

1. Risiko Kebocoran Gas

Kebocoran gas bisa terjadi akibat pemasangan kurang rapat, seal rusak, atau tabung cacat. Ini menjadi risiko paling serius karena berpotensi menyebabkan kebakaran.

2. Pemantik Mudah Rusak

Beberapa kompor dilengkapi pemantik otomatis yang rentan rusak, terutama jika sering terkena air atau kotoran. Karena itu, membawa korek api cadangan sangat disarankan.

3. Saluran Gas Bisa Tersumbat

Kotoran atau residu bisa menyumbat saluran gas sehingga api tidak stabil atau bahkan tidak menyala.

4. Membutuhkan Perawatan dan Pengetahuan

Pengguna harus memahami cara pemasangan yang benar, pengecekan kebocoran, hingga penyimpanan tabung gas agar tetap aman.

Tips Aman Menggunakan Kompor Portable Gas saat Mendaki

Agar lebih aman saat digunakan di gunung, berikut beberapa tips penting:

– Periksa seal dan ulir tabung sebelum digunakan

– Jangan menyalakan kompor di dalam tenda tertutup

– Gunakan di tempat datar dan terlindung angin

– Selalu bawa pemantik cadangan

– Simpan tabung jauh dari sumber panas berlebih

Dengan penggunaan yang tepat, kompor portable gas untuk mendaki tetap menjadi pilihan paling efisien dan praktis.

(mc/ns)