Bukit Moko Bandung: Wisata Alam 24 Jam dengan Sunrise Cantik dan Udara Sejuk

Bukit Moko Bandung

Foto: instagram/@yourself_72

Mounture.com — Bandung dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam favorit di Indonesia. Selain akses yang relatif mudah, wilayah ini menawarkan beragam pilihan wisata alam dengan panorama menawan. Salah satu yang paling diminati wisatawan adalah Bukit Moko, destinasi alam yang menyuguhkan udara sejuk dan panorama indah dari ketinggian.

Bukit Moko berlokasi di Kampung Buntis Bongkor, Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan buka selama 24 jam setiap hari, menjadikannya pilihan favorit untuk wisata malam maupun berburu matahari terbit.

Berada di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl), Bukit Moko menawarkan suasana sejuk yang terasa semakin dingin saat malam hari.

Tak heran jika lokasi ini sering dijadikan tempat bersantai, camping, hingga menikmati pemandangan Kota Bandung dari atas.

Salah satu daya tarik utama Bukit Moko adalah keindahan sunrise. Banyak pengunjung rela datang sejak dini hari demi menyaksikan matahari terbit dengan latar pegunungan dan kabut tipis yang menyelimuti area sekitar.

BACA JUGA: Taman Nasional Kutai: Surga Petualangan Terakhir di Kalimantan Timur

Sebagai destinasi wisata alam yang cukup populer, Bukit Moko telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, antara lain:

– Tempat makan dan warung wisata

– Jalur trekking dan hiking

– Musala

– Area camping

– Penyewaan tenda bagi pengunjung yang ingin bermalam

Dengan fasilitas yang memadai, Bukit Moko cocok dikunjungi oleh wisatawan keluarga, komunitas, hingga pencinta alam.

BACA JUGA: 10 Cara Mencegah Gangguan Hewan Liar saat Berkemah dengan Aman

Meski memiliki akses yang relatif mudah, jalur menuju Bukit Moko dikenal cukup terjal, berkelok, dan di beberapa titik berbatu. Oleh karena itu, pengunjung disarankan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Beberapa jalur yang bisa digunakan antara lain:

1. Jalur Padasuka

Jalur ini menjadi pilihan favorit karena jalan sudah beraspal dan dilengkapi papan petunjuk arah. Cocok bagi pengunjung yang baru pertama kali datang ke Bukit Moko.

2. Jalur Cimuncang

Jalur alternatif dengan kontur jalan berkelok dan berbatu. Disarankan bagi pengendara berpengalaman dan kendaraan yang dalam kondisi baik.

(mc/pd)