
Foto: Instagram/@akloysz
Mounture.com — Pengelola Pendakian Puncak Khayangan Cipamingkis, Sukamakmur, Bogor, mengumumkan penutupan sementara aktivitas pendakian pada 24 Januari 2026.
Kebijakan ini diambil menyusul kondisi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam pengumuman resminya, pengelola menyampaikan bahwa penutupan dilakukan karena kondisi cuaca saat ini belum memungkinkan untuk kegiatan operasional pendakian.
Langkah ini disebut diambil sebagai bentuk antisipasi guna menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan pengunjung.
“Penutupan ini kami lakukan demi keselamatan dan keamanan bersama,” tulis pengelola dalam keterangan resminya.
BACA JUGA: Gunung Halau-halau: Puncak Tertinggi Meratus dengan Jalur Ekstrem dan Nuansa Sakral
Pengelola juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan serta mengucapkan terima kasih atas pengertian para pendaki dan wisatawan.
Pendakian Puncak Khayangan akan dibuka kembali setelah kondisi cuaca dinyatakan aman dan memungkinkan, dengan informasi lanjutan yang akan disampaikan melalui kanal resmi.
Selama masa penutupan, calon pendaki diimbau untuk tidak memaksakan aktivitas pendakian serta terus memantau pembaruan informasi dari akun resmi @gunung_khayangan_cipamingkis.
Puncak Khayangan Cipamingkis merupakan salah satu destinasi pendakian favorit di kawasan Bogor dengan panorama alam khas pegunungan dan jalur yang cukup menantang.
Namun, seperti kawasan hutan dan pegunungan lainnya, jalur ini rawan terhadap risiko saat musim hujan, seperti jalur licin, longsor, dan cuaca yang cepat berubah.
Pengelola bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Puncak Alam Cipamingkis dan Perhutani mengimbau seluruh pengunjung untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengikuti kebijakan yang berlaku.
(mc/ril)





